• 2

USER STORY

Skedul, Zum, dan Jentelmen

Skedul, Zum, dan Jentelmen



00:00:00/00:00:00

Update video KBBI
“Alay : anak layangan; gaya hidup yang berlebihan untuk menarik perhatian”
Jika pada 2015, ‘alay’ baru saja terkenal maka kini kata ‘alay’ secara resmi masuk dalam KBBI V yang dikeluarkan oleh Kemdikbud. ‘Alay’ menjadi salah satu contoh kata serapan yang tumbuh dari percakapan di masyarakat. Istilah lainnya seperti ‘jebot’ pun masuk dalam kosakata terbaru KBBI dengan arti ‘waktu dahulu’. KBBI terbaru pun memasukan kata-kata seperti kebelet, kece, kecele, dan gadun untuk memperkaya kosakatanya.
Memperkaya kosakata, selain berasal dari percakapan di masyarakat, pun bisa diserap dari bahasa asing. Kata serapan dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu unsur serapan yang mengalami peyesuaian bentuk fonologi; unsur serapan yang mengalami proses penghibridian; dan unsur serapan yang merupakan hasil penerjemahan. Penyerapan dari bahasa asing merupakan salah satu cara cepat untuk memperkaya kosakata terlebih dengan adanya pengaruh globalisasi.


Buku

Acara pameran buku di pekan literasi (Foto: Antara/Agus Bebeng)

Bentuk serapan yang merupakan hasil dari penerjemahan ditemukan seperti pada kata suku cadang/spare part, kerjasama/samenwerking dan mengambil alih/avernemen. Sedangkan contoh bentuk serapan hasil penghibridian seperti swalayan/self service dan dirasionalisasi/rationalized. Bentuk paling banyak adalah serapan kata dengan penyesuaian fonologi.
Tidak jarang kita menyerap secara utuh bahasa asing, seperti kata film, bus, data, internet dan video. Seringkali juga kita menyesuaikan kosakata tersebut dengan bunyi pengucapannya. Banyak contoh yang bisa kita temui, seperti beberapa kosakata terbaru di KBBI V.
Kata skedul diserap dari Bahasa Inggris yaitu Schedule dengan pengucapan menggunakan huruf ‘d’ bukan ‘j’. Beberapa kata lainnya jelas-jelas diserap sesuai pengucapannya seperti dabing, fesyen, sepiker dan jentelman.
Salah satu yang menarik adalah kata jentelmen yang diartikan sebagai ‘orang yang berpendidikan baik; bersifat ksatria; berani’. Dalam Bahasa Inggris, gentleman digunakan untuk pria yang dianggap terhormat, sopan, atau memiliki kedudukan tinggi; atau sekedar ungkapan sopan yang merujuk pada pria.
Jika jentelmen dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai bersifat ksatria, berani atau berpendidikan baik, maka kira-kira apa pengertian dari ladies apabila nanti ikut diserap?


UnikJakartaPendidikan

500

Baca Lainnya