4 Manfaat Kacang Kedelai bagi Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat kacang kedelai dikenal sejak lama sebagai sumber protein nabati yang sehat. Kedelai dapat dikonsumsi dalam bentuk camilan kedelai goreng, tempe, tahu, hingga susu kedelai. Jenis kacang tersebut juga merupakan bahan baku dalam pembuatan kecap.
Dalam kedelai tersimpan banyak kandungan gizi yang punya khasiat bagus untuk kesehatan. Misalnya, isoflavon yang baik untuk jantung, protein yang bagus untuk otot, serta fitoestrogen yang bagus untuk tulang.
Mengenal 4 Manfaat Kacang Kedelai
Kacang kedelai merupakan jenis kacang yang masuk ke dalam kelompok Leguminosae. Menurut buku Budidaya Kacang Kedelai dan Peluang Bisnisnya, Arinda (2021: 46-48), manfaat kacang kedelai selain untuk jantung, juga bisa untuk melancarkan pencernaan dan mencegah osteoporosis.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Dalam kacang kedelai terkandung isoflavon, protein, dan lemak tak jenuh yang mampu mengontrol kadar kolesterol jahat di dalam darah. Kadar kolesterol dalam darah sangat memengaruhi risiko penyakit yang terkait pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke.
Apabila kolesterol tinggi maka akan memengaruhi pembentukan plak dalam pembuluh darah yang membuat peredaran darah tidak lancar. Hal ini sangat berbahaya sehingga dengan konsumsi kacang kedelai, hal tersebut tidak akan terjadi.
2. Melancarkan Pencernaan
Serat dalam kacang kedelai tergolong tiggi, sumber zat gizi inilah yang akan membantu melancarkan pencernaan. Bagi penderita konstipasi atau sembelit, kacang kedelai bisa menjadi alternatif alami untuk membuat kerja usus menjadi lebih baik dan organ-organ pencernaan pun terawat.
3. Mencegah Osteoporosis pada Wanita
Menurut buku Sehat Dengan Hidangan Kacang Dan Biji-bijian, Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS (hal. 109), saat ini masalah menopause dapat ditunda dengan terapi hormon estrogen (estrogen replacement therapy), yang juga diharapkan dapat menghambat laju osteoporosis.
Baca juga: Manfaat Susu Kedelai dan Cara Membuatnya
Adapun bahan pengganti estrogen yang aman untuk menghambat laju osteoporosis, yaitu kedelai. Di dalamnya terdapat senyawa alami yang disebut fitoestrogen. Fitoestrogen telah terbukti mampu menghambat osteoporosis.
4. Menguatkan Otot
Kedelai memiliki kandungan protein nabati yang cukup. Protein dikenal sebagai zat pembangun otot yang membantu tubuh untuk tetap aktif bergerak. Persentase otot yang tinggi pada tubuh bisa membuat metabolisme meningkat.
Kandungan Gizi Kedelai
Manfaat kedelai yang besar tersebut dikarenakan oleh kandungan gizinya yang lengkap. Dikutip dari situs fdc.nal.usda.gov, kandungan gizi dalam 100 gr kacang kedelai, yaitu
Kalori 446
Lemak 20 gr
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 1.797 mg
Karbohidrat 30 gr
Serat 9 gr
Gula 7 gr
Protein 36 gr
Vitamin C 6 mg
Zat besi 15,7
Vitamin B6 0,4 mg
Magnesium 280
Kalsium 277
Empat manfaat kacang kedelai yang telah disebutkan di atas bisa dirasakan dampaknya apabila konsumsinya secara rutin. Jumlahnya pun tidak boleh terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. (IMA)
