Bunyi yang Teratur Disebut Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunyi yang teratur disebut nada. Istilah nada dikenal dalam seni musik, namun juga dipelajari dalam ilmu Fisika. Seni musik mempelajari penggunaan nada, sedangkan ilmu Fisika mempelajari ciri-ciri nada.
Nada membuat bunyi terdengar nyaman di telinga sehingga memengaruhi perasaan. Tak heran, jika sebagian masyarakat memutar lagu untuk menghadirkan suasana tertentu.
Bunyi yang Teratur disebut Nada
Manusia dapat mendengarkan berbagai macam bunyi, antara lain bunyi motor, petir, ombak, hujan dan sebagainya. Tiap bunyi memiliki karakter dengan ciri-ciri tertentu, salah satunya adalah nada.
Dikutip dari Ringkasan Materi dan Kumpulan Soal Fisika untuk SMP Kelas 2, Budi Suryatin (2005:60), bunyi yang teratur disebut nada. Untuk mengenal nada lebih jauh, berikut pembahasannya.
1. Nada dalam Seni Musik
Nada dapat dihasilkan oleh berbagai alat alami dan buatan. Alat alami tersebut berupa suara manusia atau hewan, sedangkan alat buatan dapat berupa gitar, piano, biola dan alat musik lainnya.
Nada dikaitkan dengan not atau titi nada yang tersusun dari rendah ke tinggi. Contohnya, not C yang merupakan bunyi dengan getaran 262 per detik dan not E dengan getaran 327 per detik. Maka, tangga nada adalah deretan nada dengan perbandingan frekuensi yang teratur.
Ada 2 macam tangga nada yang sering digunakan, yaitu kromatik dan diatonik. Tangga nada kromatik adalah deretan nada dengan perbandingan frekuensi tetap. Sedangkan tangga nada diatonik adalah deretan nada yang menggunakan perbandingan 1 dan 1/2.
2. Nada dalam Ilmu Fisika
Nada memiliki frekuensi tetap atau berubah secara teratur. Jika tidak teratur, maka disebut desah. Dalam fisika, nada diteliti dengan percobaan menggunakan garpu tala. Getaran dua garpu tala dengan frekuensi yang berbeda akan menghasilkan nada yang berbeda.
Jika frekuensinya lebih besar, maka nada yang dihasilkan lebih tinggi. Jika frekuensinya lebih kecil, maka nada yang dihasilkan lebih rendah.
Tinggi nada dijelaskan dalam hukum Mersenne yang meneliti senar, yaitu:
Tinggi nada sebanding dengan akar tegangan senar atau dawai.
Tinggi nada berbanding terbalik dengan panjang senar.
Tinggi nada berbanding terbalik dengan akar penampang senar.
Tinggi nada berbanding terbalik dengan akar massa jenis senar.
Jika disimpulkan dalam sebuah rumus adalah:
f = 1/2L√F/Aƿ atau f = 1/2L√F/d.
Hukum Mersenne dibuktikan dengan alat sonometer.
Baca juga: 5 Sifat-sifat Bunyi dan Manfaatnya untuk Manusia
Pemahaman bahwa bunyi yang teratur disebut nada telah dijawab dan dijelaskan melalui dua bidang ilmu. Ilmu pengetahuan akan selalu bersinggungan dan saling melengkapi. (lus)
