Konten dari Pengguna

Jenis-jenis APD dan Kegunaannya dalam Dunia Medis

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
10 Juli 2023 18:29 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi jenis-jenis APD, sumber foto: pexels.com/CARLOSCRUZ ARTEGRAFIA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis APD, sumber foto: pexels.com/CARLOSCRUZ ARTEGRAFIA
ADVERTISEMENT
Alat Pelindung Diri atau APD adalah peralatan yang digunakan untuk melindungi tenaga medis dari berbagai risiko infeksi dan bahaya fisik saat bekerja di bidang medis. Jenis-jenis APD sendiri ada banyak dan masing-masing memiliki kegunaan.
ADVERTISEMENT
APD yang dikenakan oleh tenaga medis harus memenuhi standar, karena jika tidak bisa menimbulkan bahaya bagi tenaga medis. Standar penggunaan APD sendiri sudah diatur oleh pemerintah.

Jenis-jenis APD dan Kegunaannya

Ilustrasi jenis-jenis APD, sumber foto: pexels.com/Anna Shvets
Dikutip dari buku Manajemen Patient Safety dalam Keperawatan karya Diah Fitri Purwaningsih, (Rizmedia) dijelaskan jika APD sendiri dikenakan dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Terkait dengan penggunaan APD juga disesuaikan dengan kebutuhan pada saat melakukan penanganan. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis APD dan kegunaannya dalam dunia medis.

1. Sarung Tangan (Gloves)

Sarung tangan adalah salah satu APD yang paling umum digunakan dalam dunia medis. Mereka terbuat dari bahan seperti lateks, nitril, atau vinil. Sarung tangan melindungi tenaga medis dari kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau bahan berbahaya lainnya.
ADVERTISEMENT

2. Masker

Masker adalah APD yang digunakan untuk melindungi pernapasan tenaga medis dari partikel-partikel udara yang mengandung mikroorganisme atau zat berbahaya.
Masker bedah umumnya terbuat dari bahan non-woven dan digunakan untuk mencegah penyebaran droplet saat melakukan prosedur medis, sementara masker N95 digunakan untuk melindungi dari partikel-partikel yang sangat kecil seperti virus.

3. Kacamata Pelindung

Kacamata pelindung melindungi mata dan area wajah dari percikan darah, cairan tubuh, atau bahan kimia yang berbahaya. Mereka sering digunakan selama prosedur bedah, pemeriksaan mata, atau prosedur lain yang melibatkan risiko terkena percikan.

4. Baju Pelindung

Baju pelindung memberikan perlindungan menyeluruh bagi tenaga medis dengan menutupi seluruh tubuh. Bahan baju pelindung yang sering digunakan adalah bahan non-woven yang tahan air. Mereka melindungi tenaga medis dari kontaminasi cairan tubuh, bahan kimia, atau bahan berbahaya lainnya.
ADVERTISEMENT

5. Pelindung Kaki

Pelindung kaki, seperti sepatu atau penutup sepatu, digunakan untuk melindungi kaki tenaga medis dari bahan berbahaya atau potensi kontaminasi. Mereka juga membantu mencegah tergelincir dan melindungi dari cairan tubuh yang tumpah.
Jenis-jenis APD tersebut memiliki peran krusial dalam dunia medis untuk melindungi tenaga medis dari risiko infeksi dan bahaya fisik saat bekerja. (WWN)