Konten dari Pengguna

Mengenal 2 Metode Konservasi Lingkungan dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi metode konservasi lingkungan - Sumber: pixabay.com/blackend464
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi metode konservasi lingkungan - Sumber: pixabay.com/blackend464

Metode konservasi lingkungan adalah berbagai strategi, teknik, dan pendekatan yang digunakan untuk melindungi, memelihara, dan mengelola sumber daya alam. Termasuk juga melindungi dan menjaga keanekaragaman hayati di lingkungan.

Fungsi utama dari metode tersebut adalah untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mempertahankan biodiversitas. Selain itu juga untuk memastikan keberlanjutan penggunaan sumber daya alam bagi generasi masa depan.

2 Metode Konservasi Llingkungan yang Sering Digunakan

Ilustrasi metode konservasi lingkungan - Sumber: pixabay.com/16081684

Berdasarkan buku Ilmu Lingkungan, Sri Gusty, Mardewi Jamal, 2023, konservasi lingkungan juga berguna untuk melindungi habitat alami dari kerusakan, degradasi, dan fragmentasi. Termasuk pelestarian hutan, lahan basah, terumbu karang, dan lain-lain.

Terdapat dua jenis metode yang digunakan dalam kegiatan konservasi lingkungan. Keduanya sama-sama dilakukan sebagai upaya melestarikan keanekaragaman hayati dan lingkungan secara umum.

Kedua metode konservasi lingkungan tersebut yaitu.

1. Konservasi In-situ

Konservasi in-situ adalah metode pelestarian spesies, ekosistem, dan keanekaragaman hayati secara langsung di habitat alami. Dilakukan untuk melindungi dan mengelola habitat alam, seperti taman nasional, cagar alam, hutan lindung, dan kawasan konservasi lainnya.

Tujuan konservasi in-situ adalah untuk mempertahankan fungsi ekosistem dan menjaga keberlangsungan populasi spesies secara alami.

Beberapa contoh langsung tindakan konservasi in-situ, antara lain:

  • Pengaturan perbatasan kawasan lindung

  • Pemantauan populasi spesies liar

  • Pengendalian predator invasif

  • Pendidikan masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

2. Konservasi Ex-situ

Konservasi ex-situ merupakan upaya perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati di luar habitat aslinya. Biasanya dilakukan di kebun binatang, arboretum, bank benih, dan lembaga penelitian.

Pendekatan ini diterapkan ketika ada spesies yang terancam punah. Bisa juga saat habitat asli suatu spesies rusak secara signifikan. Tujuan utamanya adalah untuk memelihara spesies yang terancam punah, memperbanyak populasi, dan menyediakan cadangan genetik untuk masa depan.

Contoh tindakan konservasi ex-situ adalah:

  • Pemeliharaan populasi dalam penangkaran

  • Koleksi benih dan jaringan tanaman

  • Penelitian untuk memahami biologi dan ekologi spesies yang terancam punah.

Baca Juga: 4 Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan yang Mudah Diikuti

Metode konservasi lingkungan berperan dalam mempertahankan beragam spesies tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme serta habitat alaminya. Dengan menjaga keanekaragaman hayati, manusia dapat memastikan kelangsungan ekosistem dan fungsi ekologisnya. (DNR)