Konten dari Pengguna

Simbol Angka Akor Mayor yang Menarik untuk Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi simbol angka akor mayor. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi simbol angka akor mayor. Sumber: Pexels/Pixabay

Simbol angka akor mayor ditulis dengan angka romawi besar yang disesuaikan dengan tingkat kedudukan nadanya. Penggunaan simbol ini pada akor dapat mempermudah harmonisasi sebuah akor musik.

Akor adalah kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis . Akor sangat penting dalam sebuah musik. Jika tidak ada akor, musik akan terdengar hambar atau kurang harmonis.

Mengenal Apa Itu Akor

Ilustrasi simbol angka akor mayor. Sumber: Pixabay/200degrees

Akor atau chord merupakan gabungan dari beberapa nada. Pada alat musik harmonis seperti gitar dan piano akor sering disebut juga dengan kunci. Keberadaan akor membuat penyanyi lebih bisa menjiwai ketika menyanyikan sebuah lagu.

Dikutip dalam buku Jago Main Gitar Dari Nol Untuk Pemula oleh Derry Asriadi (2011:5) akor adalah beberapa nada yang dibunyikan secara bersamaan. Akor berasal dari tangga nada diatonik, dan diambil sesuai dengan ketentuannya. Berikut fungsi akor dalam sebuah lagu di antaranya:

  • Memberikan irama atau ritme pada sebuah lagu.

  • Penentu notasi dan perpindahan nada lagu.

  • Pemberi nada lagu.

  • Dasar penciptaan notasi, nada, dan melodi pada lagu.

Akor terdiri dari dari 2 jenis yaitu akor minor dan akor mayor. Akor mayor menggunakan tangga nada diatonis mayor yaitu jenis tangga nada yang memiliki interval atau jarak nada 1-1-½-1-1-1-½ dengan nuansa lagu yang ceria dan gembira.

Sedangkan akor minor memakai tangga nada diatonis minor yaitu jenis tangga nada yang memiliki jarak antara nada yaitu 1-½-1-1-½-1-1. Tangga nada ini memiliki nuansa musik yang melankolis dan cenderung sedih.

Simbol Angka Akor Mayor

Ilustrasi simbol angka akor mayor. Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk

Sesuai penjelasan di atas bahwa akor terdiri dari dua macam yaitu akor mayor dan akor minor. Selain jenis tangga nada yang berbeda, kedua akor tersebut juga memiliki perbedaan dalam pemberian simbol salah satunya pemberian simbol angka.

Simbol angka akor mayor ditulis dengan angka romawi besar seperti I, II, III, IV, V, dan seterusnya. Dikutip dalam buku Ajar Seni Musik oleh Paulus Widjanarko, S.Pd., M.Pd., (2023:61) adapun susunan akor yaitu:

  • Akor I terdiri atas nada-nada c-e-g

  • Akor II terdiri atas nada-nada d-f-a

  • Akor III terdiri atas nada-nada e-g-b

  • Akor IV terdiri atas nada-nada f-a-c

  • Akor V terdiri atas nada-nada g-b-d

  • Akor VI terdiri atas nada-nada a-c-e

  • Akor VII terdiri atas nada-nada b-d-f

Dengan akor pokok terdiri atas:

  • Akor I disebut dengan tonika

  • Akor IV disebut subdominan

  • Akor V disebut dominan

Baca juga: Mengenal Interval pada Tangga Nada Minor dan Ciri-cirinya

Dengan mengetahui simbol angka akor mayor melalui ulasan di atas, diharapkan dapat menambah pengetahuan pembaca mengenai dunia musik. (MRZ)