kumplus- Opini Raka Ibrahim

Berbahagia Itu Radikal

Raka Ibrahim adalah penulis dan pelaut amatir. Tulisannya tentang musik, seni budaya, dan politik keseharian telah terbit di berbagai media. Pada 2021, ia menjadi kru sukarela di kapal layar kebudayaan Arka Kinari.
14 Juli 2022 17:22
·
waktu baca 12 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Saya tahu ada yang salah ketika kang Tisna menanyakan usia saya. Pertanyaan personal seperti ini jarang muncul, sekalipun ritual kami sudah berjalan beberapa tahun. Setiap saya ke Bandung, kang Tisna akan mengajak saya ngopi pagi-pagi buta di studionya. Karena rekan kerjanya belum ada yang bangun, kami bisa bicara sekian jam tanpa gangguan. Percakapan kami biasanya mentok di seputaran gosip skena musik atau fafifu pergerakan. Tapi sesuatu berbeda pagi itu.
Baru semalam ribuan massa mengepung kantor LBH Jakarta setelah sebuah acara yang dianggap menggembar-gemborkan isu komunisme. Keadaannya genting dan kami berdua hanya bisa termangu dari jauh. Sesepuh penyintas pembantaian 65, peserta yang hadir, pengisi acara, banyak di antaranya teman kami, terjebak semalaman dalam gedung LBH. Pojokan kecil di pusat ibu kota itu hampir saja membara.
Kami marah, juga heran. Tapi lebih dari apa pun, kami bersedih.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten