kumplus- Cover story fiksi Ratri Ninditya
13 Maret 2021 10:28

Pesta Barbekyu

Aku mengenali rumah ini. Rumah kosong yang menjadi hutan alang-alang. Sekian lama ditinggalkan pemiliknya sampai rerumputan tumbuh setinggi aku dan menyelimuti tiap celah jendela dan pintu. Alang-alang yang mencengkeram, menenggelamkan dinding-dinding perlahan ke dalam tanah yang dingin. Aku masuk melalui pintu yang bersandar di samping kusen, atau lebih tepatnya serpihan kayu yang tersisa darinya. Mereka bergelantungan di atas kepalaku. Angin bertiup hingga bulu-bulu di kulitku berdiri. Sebuah tangan menyembul di antara kepingan atap yang pecah-pecah. Tangan itu melambai-lambai, menarikku ke atas.
Lantai atas tidak beratap. Langit biru terang. Pesta barbekyu sedang berlangsung. Perlahan suara tawa dan alunan musik masuk telingaku, seperti air laut menyapu pasir. Siluet orang-orang bercelana pendek yang menggenggam gelas minuman dan roti tangkup tampak di kejauhan. Sesuatu menarikku untuk masuk ke tengah-tengah kerumunan. Aku terseret ke dalam pusaran tamu pesta. Di tengah-tengah mereka, api berkobar menjilat daging merah muda. Hangat sekali. Aku melangkah semakin mendekat.
Sesuatu menarikku jatuh. Gumpalan bulu hitam tidur di atas perutku. Makhluk ini asing tetapi tubuhnya memancarkan kehangatan. Aku menelungkupkan kedua tanganku di atas gumpalan bulu itu. Ia berdenyut-denyut. Aku kembali tertidur.

Hanya 20 ribu sebulan,
dapatkan ratusan konten premium kumparan+
Langganan Sekarang