kumparan
25 Juni 2018 0:09

Peduli Lingkungan Sekitar, PT VDNI Bantu Air Bersih Untuk Warga Lingkar Tambang

KONAWE - Sabtu pagi lalu (23/6), wajah Herlina nampak berseri-seri. Ia bermain bersama anaknya disamping bak penampungan air bersih, didekat rumahnya. Air yang jatuh dari dalam bak tepat di ember mandinya, dianggap kebahagiaan baru di lingkungannya, di Kecamatan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara, (Sultra).
ADVERTISEMENT
Herlina telah sekian lama merasakan air bersih dengan mengandalkan jasa penjualan air tower. Kini, ia cukup putar krang dari bak penampung, air sudah bisa masuk dalam rumahnya tanpa mengeluarkan uang sedikitpun. Gratis karena ini pemberian dan bentuk kepedulian sosial perusahaan yang beroperasi disamping rumahnya.
“Kalau dulu beli air, pemakaiannya juga harus kita atur tidak boleh boros karena air mahal,” katanya.
Herlina tidak sendiri. Mahadi, Kepala Desa Purui mengatakan sedikitnya ada 186 kepala keluarga yang bermukin di desanya. Semuanya menikmati air bersih yang diberikan PT Virtue Dragon Nikel Industri, perusahaan pemurnian nikel yang sejak 2015 lalu didirikan oleh pemerintah Indonesia dan Cina.
Mahadi menjelaskan, air bersih dari perusahaan sangat bermanfaat bagi warganya. Selama ini, air hanya diambil dari sumur namun kurang baik karena keruh. Kemudian warga harus mengeluarkan uang sedikitnya Rp 50 ribu per 4 hari untuk membeli air tower.
ADVERTISEMENT
“Sekarang sudah tidak lagi, karena sudah ada air dari perusahaan,” katanya.
Bentuk Kepedulian Perusahaan Bukan CSR
Desa Purui dulunya hanya pemukiman terpencil yang dikelilingi rawa dan hutan. Namun sejak pabrik PT VDNI beroperasi pada 2015, wajah desa ini langsung berubah total. Pabrik PT VDNI hanya berjarak 100 meter dari pemukiman warga Desa Puurui. Desa ini berjarak 50 kilometer dari ibu kota Kabupaten Kendari.
Deputy Branch Manager PT VDNI, Nanung Achmad Chairillah Wijdan, mengatakan, pemberian air bersih kepada warga sekitar perusahaan merupakan tanggung jawab sosial. Namun ini bukan corporate social responsibility atau biasa disebut CSR. Pasalnya PT VDNI hingga kini belum melakukan produksi seperti yang telah dicanangkan.
“Sejatinya, CSR adalah tanggung jawab perusahaan atas dampak yang timbul dari keputusan dan aktivitasnya. Tujuannya adalah untuk menyumbang pada pencapaian pembangun. Namun untuk sementara kami menggunakan anggaran yang ada untuk itu semua kepada masyarakat,” kata Nanung.
Untuk saat ini katanya baru satu desa yang mendapatkan air bersih. Sementara yang lain instalasi air bersih sementara dirampungkan. Namun dirinya berharap semua desa disekitar perusahaan sudah bisa merasakan air bersih ditahun 2018. Masyarakat pun tidak dipungut biaya untuk mendapatkan air bersih.
ADVERTISEMENT
“Kita semua yang siapkan. Ada beberapa desa itu bak penampungnya hasil dari anggaran dana desa, sehingga kami hanya membantu air dan bahan-bahan lainnya,” jelasnya.
Selain air bersih, perusahaan juga sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat. Mulai dari ganti rugi tambak ikan, pembangunan mesjid, rehabilitasi sekolah, dan saat ini yang sementara diupayakan adalah pembangunan jalan raya di pintu masuk PT VDNI.
“Sudah sepakat semua. Kita siap bangunkan,” singkatnya.
Pemanfaatan Kali Pohara
Sumber air bersih milik perusahaan yang dialirkan ke rumah-rumah warga berasal dari Sungai Pohara. Sungai ini dijadikan sumber air penyiram di tungku pembakaran ore nikel. Namun sebagian diambil dan dijernihkan untuk air minum yang tidak hanya digunakan untuk perusahaan melainkan untuk warga sekitar.
ADVERTISEMENT
Penulis : Gi
Editor : Redaksi
Publisher : BritaKita.com
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan