kumparan
21 Sep 2018 15:22 WIB

Fitur Keselamatan Suzuki Jimny Terbaru Dinilai Buruk

Meskipun Suzuki Jimny terbaru sempat mampir ke Indonesia pada awal Agustus, saat ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Namun kabar kepastian akan di jualnya mobil yang cukup banyak peminatnya di Tanah Air masih belum pasti.
ADVERTISEMENT
Di negara asalnya yaitu Jepang, mobil ini resmi diluncurkan pertengahan 2018 dengan dua tipe yang ditawarkan. Yaitu Jimny dan Jimny Sierra, dimana masing-masing mempunyai tiga dan dua varian.
Kehadiran generasi baru Suzuki Jimny menarik perhatian dunia, bahkan langsung masuk nominasi ‘World Car of The Year 2019’. Tampak seperti mobil yang sempurna, kekurangan Jimny perlahan akhirnya terungkap.
Lembaga independen untuk pengujian mobil baru di wilayah Eropa atau dikenal dengan The European New Car Assessment Programme (Euro NCAP) merilis tes tabrak Suzuki Jimny, belum lama ini.
Setelah melakukan serangkaian uji tabrak, hasil yang didapat mungkin di luar harapan penggemarnya. Euro NCAP mengatakan bahwa tes tabrak Suzuki Jimny mengecewakan.
Dalam catatan Euro NCAP, mobil yang sepenuhnya baru seperti Jimny harusnya menawarkan kualitas keselamatan yang lebih baik. Kualitas keselamatan Jimny dianggap Euro NCAP telah mengkhianati tampilan tangguhnya dari luar.
ADVERTISEMENT
Mobil yang identik dengan medan off-road ini hanya meraih 3 bintang untuk keselamatan penumpang dan pengemudi di kabin dari maksimal 5 bintang.
Bahkan lebih detil, Euro NCAP menjelaskan tes tabrak Suzuki Jimny hanya meraih skor 73 persen dalam kategori perlindungan penumpang dewasa (Adult Occupant Protection). Sementara perlindungan untuk penumpang anak (Child Occupant Protection) sebesar 84%. Sedangkan fitur keamanan yang terpasang di Suzuki Jimny meraih nilai 50% dan keamanan bagi pejalan kaki mendapat penilaian 52%.
Suzuki Jimny yang diuji tabrak adalah varian tiga pintu yang dilengkapi dengan dual airbag di bagian depan dan samping kepala, dada serta airbag pelvis.
Kecilnya angka keselamatan yang diraih Suzuki Jimny disebabkan oleh banyaknya fitur keselamatan tidak bekerja maksimal. Airbag, misalnya. Menurut catatan Euro NCAP, airbag Jimny ketika mengembang tekanannya tidak cukup untuk menahan kepala supaya tidak membentur dashboard maupun lingkar kemudi sehingga berisiko menimbulkan cedera.
ADVERTISEMENT
Fitur lainnya adalah sistem pengereman darurat atau Autonomous Emergency Braking (AEB). Fitur satu ini menunjukkan kinerja yang buruk pada siang hari. Sensornya tidak mampu membaca keberadaan pejalan kaki. Bahkan dalam keadaan cahaya redup, sistem tidak beroperasi normal.
Setelah melihat hasil uji tabrak yang dirilis Euro NCAP, apakah Suzuki Jimny bisa menggondol gelar ‘World Car of The Year 2019’. Dimana sebelumnya Suzuki Jimny masuk nominasi ‘World Car of The Year 2019’ .
Sebagai informasi Suzuki Jimny bersaing BMW i8 Roadster bahkan Audi e-Tron. Pengumuman akan dilakukan di Paris Motor Show 2018 yang akan digelar Oktober 2018 mendatang.
Sumber: Carmudi.co.id
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan