kumparan
5 Mar 2019 13:42 WIB

Honda Mobilio 2019 belum Dipasang Keyless, Kenapa?

Jakarta – Persaingan pasar otomotif di tanah air kian meningkat, khususnya persaingan pasar LMPV yang juga bertambah ketat. Penyebab utamanya adalah banyaknya jumlah pesaing yang bermain di segmen tersebut, salah satunya PT. Honda Prospect Motor (HPM) yang memproduksi Honda Mobilio sebagai pemain di segmen LMPV.
ADVERTISEMENT
Pekan lalu pada hari Kamis (21/2), generasi baru Honda Mobilio mendapatkan penyegaran dari HPM atau Honda Indonesia untuk memberikan refreshment pada model mobil Mobilio tersebut.
Produsen-produsen mobil lain, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, dan yang terbaru adalah All New Livina sudah melakukan penyegaran lebih dulu. Tentu Honda tidak mau kalah, mereka akhirnya ikut melakukan penyegaran pada model New Mobilio.
Sayangnya, penyegaran tersebut sepertinya tidak berhasil. Banyak yang bilang kalau New Mobilio biasa saja. Bahkan, mobil ini belum dibekali fitur keyless seperti mobil LMPV lainnya.

Alasan New Honda Mobilio Belum Ada Fitur Keyless

Beberapa model LMPV yang melakukan penyegaran sudah dibekali dengan fitur keyless pada varian tertinggi atau termahal dari model-model mobil tersebut. Sayangnya, tipe tertinggi New Mobilio belum disematkan fitur keyless. Atas kabar tersebut, pihak HPM akhirnya angkat bicara.
ADVERTISEMENT
“Karena Mobilio baru tahun ini diluncurkan, belum ada rencana untuk memasang fitur keyless atau start stop button engine,” kata Jonfis Fandy selaku Marketing & After Sales Service Director PT. HPM di Ancol, Rabu (27/2) kemarin.
Beliau juga mengatakan fitur keyless sebenarnya bukanlah prioritas atau keinginan para konsumen. Pihak Honda sendiri sudah melakukan riset mengenai fitur-fitur yang diinginkan atau dibutuhkan para konsumen saat membeli mobil. Dari hasil riset tersebut, beliau menilai kalau fitur keyless bukanlah prioritas utama.
HPM juga memperhatikan langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh para kompetitor, dan berharap Honda bisa mengikuti pergerakan dari pesaing-pesaingnya.
“Ketika para kompetitor melakukan penyegaran, Honda sendiri harus melakukan improvement agar tidak ketinggalan. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk,” tutur Jonfis.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan