kumplus- Opini Chris Wibisana- Ospek Mahasiswa

Pelonco Lagi, Pelonco Lagi....

Mahasiswa S1 Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia dan Kontributor Reguler Tirto.ID. Sosialis Demokrat. Pengagum Mahbub Djunaidi, Pramoedya Ananta Toer, Yap Thiam Hien, dan P.K. Ojong.
18 Agustus 2022 14:55
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Saya tidak mau suuzan pada panitia penyelenggara Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (ospek) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang pekan lalu masuk berita karena terbukti melakukan tindak perpeloncoan kepada mahasiswa baru. Satu-satunya dugaan yang timbul di kepala saya, setelah berita itu memberiku kesempatan geleng-geleng dan garuk-garuk sebentar, adalah sebuah cerita suksesi sebagai motif kejadian. Lain tidak.
Begini. Saya menduga ketua panitia ospek itu adalah anak seorang pengusaha ikan asin. Orang tuanya sebentar lagi pensiun dan takhta pemimpin usaha tentulah akan jatuh pada ketua kita ini. Untuk mempersiapkan jumenengan sebagai Raja Ikan Asin itu, dia butuh latihan. Dasar anak sekarang—kreativitasnya di atas rata-rata berkat susu formula bayi yang tinggi DHA dan vitamin—maka tak ada rotan akar pun jadi; tak ada ikan, adik tingkat pun dia jemur.
Bedanya, kalau ikan asin dijemur jadi kering, mahasiswa baru dijemur jadi pingsanlah; kulitnya terbakar kena paparan sinar ultraviolet, ubun-ubunnya bau matahari, dan yang paling runyam sampai masuk IGD dan diduga dehidrasi. Apa sebabnya? Cuma mau membuat formasi mozaik—suatu alasan yang menjadikan saya gembira hati bersatu suara dengan Prabu Yudianto untuk menyebut tindakan itu dengan satu kata: goblok.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Seandainya Chris Wibisana yang jadi rektor Untirta, semua yang terlibat di kepanitiaan saya bekukan status kemahasiswaan mereka selama satu semester. Kolom Koh Asbun, Chris Wibisana, di @kumparanplus.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten