kumparan
29 Mei 2018 11:50 WIB

Panwaslu Sampang Himbau Paslon Hindari ‘Sedekah dan Zakat Politik’

PortalMadura.Com, Sampang – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sampang, Madura, Jawa Timur, menghimbau pasangan calon bupati dan wakil bupati agar tidak ‘bersedekah politik’ dan atau melakukan ‘zakat politik’ pada momentum Ramadan 1439 Hijriah.
ADVERTISEMENT
Komisioner Panwaslu Sampang, Divisi SDM dan Organisasi, Insiyatun mensinyalir ada kegiatan kampanye yang berpotensi melanggar aturan di bulan Ramadan.
“Misalnya, kampanye di tempat ibadah, politik uang (money politic) dengan modus memberikan sedekah kepada masyarakat,” katanya, Selasa (29/5/2018).
Menurutnya, pada momentum puasa Ramadan sering dijadikan kesempatan oleh semua paslon bupati – wakil bupati dan tim kampanye untuk membagikan ‘sedekah politik’ dengan tujuan tertentu.
“Kami, sudah memberikan himbauan kepada partai politik maupun tim paslon agar bulan Ramadan tidak dipergunakan untuk sedekah politik, atau zakat – zakat politik,” sebutnya.
Pihaknya mengajak elemen masyarakat bersama-sama mengawasi aktivitas kampanye yang dilakukan cabup – cawabup selama puasa Ramadan.
“Jika nantinya ditemukan kegiatan kampanye tidak sesuai aturan, maka segera melaporkan kepada pihak Panwaslu,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
Pilkada Sampang 2018, diikuti tiga pasangan calon Bupati – Wakil Bupati, yakni H. Slamet Junaidi – H Abdullah Hidayat (Jihad) nomor urut 1, H. Hermanto Subaidi – H. Suparto (Mantap) nomor urut 2, dan pasangan H. Hisan – H. Abdullah Mansyur (Hisbullah) nomor urut 3.(Rafi/Nanik)
The post Panwaslu Sampang Himbau Paslon Hindari ‘Sedekah dan Zakat Politik’ appeared first on PortalMadura.com.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan