kumparan
search-gray
Woman31 Maret 2020 19:20

Kata Psikoterapis soal Alasan Mengapa Seseorang Bisa Kangen pada Mantannya

Konten kiriman user
christian-fregnan-W5Vf2fiDvss-unsplash.jpg
Ilustrasi (Unsplash)
Lagu “Hello” yang dilantunkan oleh penyanyi Inggris, Adele, mungkin masih terngiang di kepalamu. Lagu yang dirilis lima tahun ini bercerita mengenai seseorang yang berusaha menghubungi mantan atau orang dari masa lalunya.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya sukses di pasaran, konon lagu ini juga mengilhami orang-orang untuk menghubungi mantannya dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya.
andy-art-LGylxAvpl3k-unsplash.jpg
Ilustrasi (Unsplash)
Mantan memang sudah menjadi masa lalu, tetapi tidak bisa dimungkiri mereka juga telah memiliki kontribusi dalam hidup kita. Hal-hal sepele dalam keseharian pun bisa membangkitkan nostalgia kita kepada mantan.
Misalnya, dari lagu favoritmu dengan mantan yang diputar saat kamu sedang minum kopi di kafe, kamu mendatangi salah satu taman tempat biasa kamu dan mantanmu menghabiskan akhir pekan dulu, atau sesimpel lagu “Hello” tadi.
Memiliki keinginan untuk menghubungi mantan seperti ini terkadang membuat kita bingung dalam mengatasinya. Tak jarang, bahkan bisa membuatmu memikirkan kembali mantanmu.
Meskipun kamu mungkin merasa bersalah, frustrasi, atau gelisah tentang fakta ini, ketahuilah tidak ada yang salah dengan bertanya-tanya bagaimana keadaan mantanmu atau bahkan memikirkan saat-saat menyenangkan yang kamu lalui bersama.
alexandre-boucher-CoUogz3Udak-unsplash (1).jpg
Ilustrasi (Unsplash)
Todd Baratz, seorang psikoterapis yang berspesialisasi dalam seks dan hubungan, mengatakan kepada Elite Daily bahwa kadang-kadang, kehilangan mantan bisa berjalan seiring dengan kehilangan siapa kamu dalam hubungan itu, atau hanya kehilangan hubungan secara umum.
ADVERTISEMENT
Karena kamu mungkin tidak benar-benar merindukan mantan, tetapi kamu mungkin mendambakan seseorang yang bisa menjadikanmu melalui berbagai aktivitas bersama. Pun jika kamu benar-benar merindukan mantanmu, itu bukan sesuatu yang memalukan. Oleh karena itu, lebih lanjut, Baratz mengatakan bahwa kamu bisa menghubungi mantanmu. Namun, yang perlu diingat adalah kamu harus tahu batasannya karena kalian sudah bukan lagi pasangan.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white