Ilustrasi industri porno.
24 Februari 2021 15:00

Ancaman Kejahatan Seksual Online pada Anak saat Pandemi

Pandemi COVID-19 perlahan menggeser tatanan hidup masyarakat dari konvensional ke arah digital. Yang sering dikesampingkan, pergeseran ini tak hanya berdampak pada kehidupan orang dewasa saja, tapi juga anak-anak.
Tingginya intensitas anak menggunakan internet selama pandemi membuat mereka lebih rentan terhadap bahaya dunia maya, seperti eksploitasi seksual, penyebaran konten pornografi, hingga balas dendam menggunakan pornografi (revenge porn).
Salah satu contohnya adalah kasus prostitusi online di Jawa Timur yang melibatkan sejumlah remaja. Pada Februari 2021, Polda Jatim membongkar sindikat prostitusi online yang korbannya masih di bawah umur. Diduga, ada 36 anak berusia 14-16 tahun yang jadi korban.

Ini merupakan konten premium.
Jadilah pelanggan kumparan+ untuk mendapatkan akses.
Langganan Sekarang