• 2

7 Fakta Menarik Tentang Uang Indonesia

7 Fakta Menarik Tentang Uang Indonesia



Uang Pecahan Baru

Gambar desain uang pecahan baru tahun emisi 2016. (Foto: Aditia Noviansyah)

00:00:00/00:00:00

Riwayat Uang Indonesia dari Masa ke Masa
Hari ini, Senin (19/12), Bank Indonesia mengeluarkan 11 uang Rupiah baru bergambar 12 tokoh pahlawan Indonesia. Penggunaan gambar pahlawan ini sesuai dengan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
Untuk pertama kalinya penggunaan gambar pahlawan dilakukan serentak mulai dari uang logam hingga uang kertas. Selain pahlawan, gambar tarian dan tempat wisata khas Indonesia juga menghiasi uang baru Indonesia ini.
"Setiap lembarnya kami tampilkan pahlawan, tari, pemandangan Indonesia sebagai wujud kecintaan kita terhadap karakteristik budaya indonesia," kata Jokowi pada acara Peresmian Pengeluaran dan Pengedaran 11 Pecahan Uang Rupiah Tahun Emisi 2016.
Berikut 7 fakta menarik yang harus kamu ketahui mengenai Rupiah:
1. Sebelum bernama Rupiah, mata uang Indonesia hingga 1952 disebut Oeang Republik Indonesia (ORI)

Uang Indonesia dari Masa ke Masa

Oeang Republik Indonesia (ORI) sebelum menjadi Rupiah (Foto: Bank Indonesia)
Sebelum bernama Rupiah, mata uang kita disebut ORI (Oeang Republik Indonesia) dengan pecahan 5 sen hingga 250. Baru kemudian mata uang kita diganti dengan Rupiah secara bertahap. Tahun 1949, Rupiah masih berusaha mencari pengakuan dunia internasional. Baru pada tahun 1952 Rupiah mulai diperkenalkan ke publik dalam negeri.
Rupiah masih mengalami gejolak nilai tukar pada 1950-an hingga 1964, hingga dilakukan beberapa kali devaluasi. Rupiah bukanlah berasal dari Rupee, mata uang India, namun berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu rupia yang berarti perak.
2. Tokoh pertama yang terpampang di lembar mata uang Indonesia adalah Sukarno
Sukarno menjadi tokoh pertama yang terpampang pada uang Indonesia, baik masa ORI ataupun Rupiah. Potret Sukarno menghiasi hampir semua pecahan rupiah hingga tahun 1950. Lalu kemudian dikeluarkan seri khusus Sukarno pada tahun 1964. Rupiah seri Sukarno secara resmi mulai ditarik pada 1971.
3. Tokoh pertama dalam uang logam Indonesia ialah Pangeran Diponegoro pada tahun 1952

Uang Indonesia dari Masa ke Masa

Uang logam bergambar Pangeran Diponegoro pada pecahan 50 sen (Foto: Bank Indonesia)
Pangeran Diponegoro menjadi pahlawan pertama yang terpampang pada uang logam. Gambar Pangeran Diponegoro berada di pecahan uang 50 sen yang dikeluarkan pada 1952. Pada tahun 1966, koin logam tersebut ditarik dari peredaran. Sebelum dan setelahnya, uang logam seringkali bergambar flora dan fauna. Baru pada tahun 2016 ini para pahlawan lain menghiasi uang logam terbaru.
4. Indonesia pernah mengeluarkan enam seri uang: Pekerja Tangan (1958), Hewan (1959), Bunga dan Burung (1959), Dwikora (1964), Soekarno (1964), dan Jenderal Soedirman (1968)

Uang Indonesia dari Masa ke Masa

Uang Indonesia seri Hewan (Foto: Bank Indonesia)
Indonesia pernah beberapa kali mengeluarkan serial uang dengan tema yang beragam. Pada tahun 1958, serial Pekerja Tangan menjadi gambar utama yang tertera di semua uang kertas mulai dari gambar petani, nelayan hingga pengrajin. Pada 1959, kita mengeluarkan dua seri dengan tema flora fauna. Seri Hewan bergambar mulai dari Komodo, Kijang, hingga harimau namun hanya bertahan selama 9 bulan. Sedangkan Seri Bunga dan Burung tetap berlaku hingga tahun 1966. Seri Dwikora bergambar para sukarelawan baik laki-laki maupun perempuan dan berlaku hingga 1996. Seri Soekarno dikeluarkan pada tahun 1964 dan secara resmi ditarik pada 1971. Sedangkan untuk Seri Jenderal Soedirman dikeluarkan pada tahun 1969 dan berlaku hingga 1977.
5. Indonesia pernah mengeluarkan uang logam bergambar program pemerintah, yaitu Keluarga Berencana dan Tabanas

Uang Indonesia dari Masa ke Masa

Uang logam berlogo Tabanas pada pecahan Rp 10 (Foto: Bank Indonesia)

Pada 1974, Indonesia mengeluarkan uang bergambar program pemerintah yakni Tabanas dan Keluarga Berencana. Gambar Tabanas berada di pecahan Rp 10 dengan logo Tabanas bertuliskan "Menabung untuk Menunjang Pembangunan". Uang logam bergambar Tabanas ini berlaku hingga tahun 1996. Sementara uang logam bergambar program Keluarga Berencana tertera pada pecahan Rp 5 dengan tulisan "Keluarga Berencana Menuju Kesejahteraan". Uang logam bergambar Keluarga Berencana ini baru ditarik pada 2002.
6. Satu-satunya uang kertas khusus yang pernah dibuat adalah pecahan Rp 50.000 bergambar Presiden Soeharto pada 1993
Uang kertas khusus bergambar Presiden Soeharto ini dikeluarkan pada 1 Maret 1993 dengan pecahan Rp 50.000. Pecahan uang tersebut merupakan pecahan rupiah terbesar kala itu. Selain bergambar Presiden Soeharto, uang kertas khusus tersebut juga bergambar latar belakang pembangunan di semua sektor dan Bandara Soekarno-Hatta. Pecahan uang tersebut secara resmi ditarik pada 21 Agustus 2002.
7. Gambar Soekarno-Hatta selalu menjadi tokoh dalam pecahan uang Rp 100.000, masing-masing dikeluarkan pada 1999, 2004, 2014 dan 2016

Uang Pecahan Baru

Desain baru uang pecahan seratus ribu rupiah. (Foto: Aditia Noviansyah)
Pecahan Rp 100.000 pertama kali dikeluarkan pada 1999 dan menjadi pecahan uang dengan nominal tertinggi sampai sekarang. Sejak 1999, pecahan Rp 100.000 selalu bergambar depan Sukarno dan Mohammad Hatta, sedangkan gambar belakang adalah Gedung MPR dan DPR. Baru pada 2016 ini dikeluarkan pecahan Rp 100.000 dengan gambar depan Sukarno-Hatta sementara bagian belakang bergambar Tari Topeng Betawi dan pemandangan Raja Ampat, Papua.
Uang Indonesia, baik ORI maupun Rupiah, tak lepas dengan sejarah negeri ini. Banyak hal bisa kita pelajari dari setiap gambarnya. Jika kamu punya informasi menarik lain mengenai Rupiah, share di sini ya...


NewsUang Baru

500

Baca Lainnya