• 2

KPAI: Cybercrime terhadap Anak Meningkat

KPAI: Cybercrime terhadap Anak Meningkat



Infografis Bahaya Internet terhadap Anak

Infografis bahaya internet terhadap anak, sumber: APJII dan KPAI (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
Di pengujung tahun 2016, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memaparkan rilis "Wajah Perlindungan Anak 2016 dan Harapan 2017." Penelitian KPAI menunjukkan semakin krusialnya peran dunia maya dalam kehidupan anak-anak di Indonesia.
Laporan kasus cybercrime dan pornografi anak makin meningkat setiap tahun sejak 2011. Bahkan pada 2016 ini, kategori kasus itu menduduki peringkat ketiga.
“Kejahatan berbasis cyber meningkat, baik itu terkait dengan bullying di cyber, kasus kejahatan seksual berbasis cyber, kasus pornografi anak, termasuk di dalamnya kasus hate speech,” ucap Niam.
Peningkatan kasus cybercrime dan pornografi itu berbanding lurus dengan peningkatan anak pengguna internet. Meskipun secara jumlah pengguna internet golongan pelajar masih kalah dibanding dengan pekerja, penetrasi internet terhadap usia muda tumbuh pesat hingga 75 persen.
Tingkat pertumbuhan pengguna internet usia muda ini berkorelasi positif terhadap peningkatan kasus anak di dunia maya.

Infografis Bahaya Internet untuk Anak

Infografis bahaya internet untuk anak, sumber; APJII dan KPAI (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
Dampak buruk segala sesuatu patut kita waspadai, terutama pada anak. Oleh sebab itu Niam menyoroti tidak adanya pendampingan yang dilakukan orang tua terhadap anak dalam mengakses dunia cyber.
“Berbahaya ketika semakin masifnya penggunaan media berbasis online dan media berbasis cyber tidak disertai dengan literasi penggunaannya secara baik dan cerdas,” kata Niam.

NewsAnak Internet

500

Baca Lainnya