• 1

Mengenal Ciri Unik Uang Kertas Indonesia Terbaru

Mengenal Ciri Unik Uang Kertas Indonesia Terbaru




suedyutqvbcr97nveeu6.jpg
hzadxbojxeo1nnqty8le.jpg
vjcttespjz4nibyjxakb.jpg
htgwiuzg4efax5mvjicu.jpg
myk7sdpzzctfob919wff.jpg
m9mjsqxnx57bzrckdme0.jpg
usg4usircz5umlhyjqrk.jpg
Sistem pengaman uang rupiah ditingkatkan dalam seri terbaru rupiah yang dikeluarkan pada Senin (19/12). Hal tersebut dilakukan demi mengantisipasi pemalsuan uang rupiah. Pada uang rupiah terbaru ini, baik uang kertas maupun uang logam, menggunakan gambar pahlawan yang telah ditetapkan melalui Keppres No 31 Tahun 2016. Terdapat 12 gambar pahlawan nasional yang tertera dalam 11 desain terbaru rupiah.
Secara garis besar, ciri rupiah yang harus kamu perhatikan adalah logo BI yang akan muncul secara utuh (rectoverso) jika diterawang dan tanda air bergambar pahlawan. Selain itu, terdapat gambar tersembunyi pada bagian depan kanan sejajar dengan gambar Garuda yang tersemat pada setiap pecahan uang kertas. Gambar tersebut bisa muncul jika dilihat dengan sudut pandang tertentu.
Pada bagian depan sebelah kiri, di bawah tanda tangan Gubernur BI, terdapat gambar yang akan berubah warna secara kontras dalam sudut pandang dan pencahayaan tertentu. Gambar tersembunyi lainnya bisa kamu lihat jika menggunakan sinar UV. Masing-masing pecahan uang akan memunculkan gambar bercorak bunga, hewan, dan batik yang berbeda-beda serta peta Indonesia.
Pada pecahan Rp 100.000, terdapat gambar Sukarno dan Hatta di bagian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar pemandangan alam Raja Ampat, Tari Topeng Betawi dan bunga Anggrek Bulan. Gambar Sukarno dan Hatta tetap digunakan sebagai gambar tokoh pada pecahan Rp 100.000 sejak pertama kali dikeluarkan pada 1999. Terdapat beberapa gambar tersembunyi yang bisa kamu lihat menggunakan kaca pembesar di ujung kiri bagian depan dan belakang uang. Cetakan pada bagian tengah, tepat di area gambar wajah Sukarno dan Hatta, akan terasa lebih kasar apabila diraba.
Untuk pecahan Rp 50.000, gambar tokoh Djuanda Kartawidjaja digunakan untuk menggantikan gambar I Gusti Ngurah Rai sebelumnya. Sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar Tari Legong, pemandangan alam Taman Nasional Komodo dan bunga Jepun Bali. Gambar tersembunyi yang bisa kamu lihat menggunakan kaca pembesar pada pecahan Rp 50.000 terdapat pada area gambar wajah penari Legong, angka nominal di ujung kanan bagian belakang dan bagian atas gambar tokoh Djuanda Kartawidjaja.
Potret Sam Ratulangi menggantikan gambar Otto Iskandar Dinata pada pecahan Rp 20.000. Pada bagian belakang terdapat gambar Tari Gong, pemandangan alam Derawan dan bunga Anggrek Hitam. Gambar dan pola tertentu yang bisa kamu lihat menggunakan kaca pembesar berada di bagian atas gambar Sam Ratulangi dan tulisan nama tokoh pada bagian depan uang. Pada bagian belakang kamu bisa mengamati area gambar wajah penari dan bagian ujung kiri atas gambar pemandangan alam.
Gambar Frans Kaisiepo berada di pecahan uang Rp 10.000 menggantikan gambar Sultan Mahmud Badaruddin II pada cetakan sebelumnya. Gambar Tari Pakarena, pemandangan alam Taman Nasional Wakatobi, dan bunga Cempaka Hutan Kasar terdapat di bagian belakang. Gambar dan kode tertentu yang bisa diamati dengan kaca pembesar berada di sekitar gambar Frans Kaisiepo, wajah penari dan angka nominal.
Pada pecahan Rp 5.000 terdapat potret Idham Chalid yang menggantikan gambar Tuanku Imam Bojol pada cetakan sebelumnya. Bagian belakang uang dihiasi dengan gambar Tari Gambyong, Gunung Bromo dan bunga Sedap Malam. Pada bagian tengah uang dan dekat angka nominal uang terdapat gambar dan logo tertentu yang bisa kamu amati menggunakan kaca pembesar.
Potret Mohammad Hoesni Thamrin menggantikan Pangeran Antasari pada pecahan Rp 2.000, sedangkan Tjut Meutia menggantikan gambar Pattimura pada pecahan Rp 1.000. Bagian belakang pecahan Rp 2.000 dihiasi gambar Tari Piring, Ngarai Sianok, dan bunga Jeumpa. Sedangkan pecahan Rp 1.000 dihiasi gambar Tari Tifa, Banda Neira dan bunga Anggrek Larat di bagian belakang. Area yang bisa diamati dengan kaca pembesar adalah bagian kepala tokoh, bagian atas pemandangan alam dan sekitar angka nominal sehingga bisa terlihat kode dan gambar tertentu.
Banyak sistem pengaman yang diterapakan dengan gambar-gambar tersembunyi yang berbeda di masing-masing pecahan membuat rupiah akan sangat sulit dipalsukan. Hal tersebut seperti yang ditegaskan oleh Jokowi pada acara Pengeluaran dan Pengedaran 11 Pecahan Uang Rupiah Tahun Emisi 2016.


NewsKeuanganRupiahUang Baru

500

Baca Lainnya