• 1

Riset: Usia Perempuan Lebih Panjang dari Laki-laki

Riset: Usia Perempuan Lebih Panjang dari Laki-laki



Adegan Ibu Tertawa

Adegan ibu tertawa (Foto: Youtube)
Survei BPS menunjukkan angka harapan hidup perempuan lebih tinggi dari laki-laki. Survei yang dilaksanakan setiap tahun dan di setiap provinsi itu memperlihatkan hasil serupa: perbedaan angka harapan hidup perempuan dan laki-laki terpaut empat tahun.
Pada 2010-2014, harapan hidup laki-laki ada di angka 68 tahun, sedangkan angka harapan hidup perempuan 72 tahun. Sementara tahun 2015, baik laki-laki maupun perempuan mengalami peningkatan angka harapan hidup satu tahun.

Angka Harapan Hidup Indonesia

Perbandingan angka harapan hidup laki-laki dan perempuan, sumber: BPS (Foto: Ridho Robby/kumparan)
Berdasarkan rata-rata nasional, angka harapan hidup perempuan adalah 73 tahun, dan laki-laki 69 tahun.
Namun angka harapan hidup untuk setiap daerah memiliki perbedaan, terutama wilayah timur Indonesia yang memiliki angka harapan hidup lebih rendah untuk laki-laki ataupun perempuan.
Yogyakarta memiliki angka harapan hidup tertinggi, yakni 79 tahun. Sementara provinsi dengan angka harapan hidup perempuan terendah adalah Sulawesi Barat.

Angka Harapan Hidup Perempuan Indonesia

Angka harapan hidup perempuan di berbagai provinsi di Indonesia, sumber: BPS (Foto: Ridho Robby/kumparan)
Angka harapan hidup perempuan yang lebih tinggi bukan hanya terjadi di Indonesia, namun dunia. Secara global, angka harapan hidup perempuan ialah 89 tahun sedangkan laki-laki 86 tahun.
Perbedaan tersebut bisa terjadi karena beberapa hal, seperti gaya hidup yang berbeda. Penelitian lain menunjukkan tingginya harapan hidup juga terkait faktor genetik.
Jika dibandingkan dengan angka harapan hidup global, Indonesia cenderung rendah. Di negeri ini, angka harapan hidup perempuan yang tinggi disertai dengan tingginya angka kematian ibu.
Data yang tercatat di World Bank hingga 2015 menunjukkan, angka kematian ibu di Indonesia menduduki peringkat ke-4 tertinggi di ASEAN. Risiko kematian ibu Indonesia sebesar 126 dari 100 ribu kelahiran, jauh lebih tinggi dibanding Malaysia, 40.
Pada 2012, Indonesia pernah menempati posisi ke-2 tertinggi angka kematian ibu di ASEAN, yakni 359. Target MDGs (Millenium Development Goals) pada 2015 salah satunya menurunkan angka kematian ibu hingga 102.
Meski kini belum mencapai target, pemerintah serius ingin memenuhi target tersebut.
Menjelang akhir tahun ini, salah satu harapan yang bisa dipanjatkan selain peningkatan angka harapan hidup. adalah peningkatan kualitas hidup.
Semoga.

Angka Kematian Ibu di ASEAN

Perbandingan angka kematian ibu di negara-negara ASEAN, sumber: Worldbank (Foto: Ridho Robby/kumparan)


NewsPerempuan Hari Ibu

500

Baca Lainnya