Konten dari Pengguna
Perjalanan Untuk Memaafkan Mereka Yang Tidak Pernah Memaafkan
30 November 2025 4:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Perjalanan Untuk Memaafkan Mereka Yang Tidak Pernah Memaafkan
Belajar memaafkan demi diri sendiri untuk pulih dari masa laluRini Darmawati
Tulisan dari Rini Darmawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT

Dalam perjalanan hidup, kita akan selalu dipertemukan oleh orang-orang yang entah itu memberikan dampak baik untuk kita ataupun memberikan dampak buruk dalam hidup kita.
ADVERTISEMENT
Setiap progress atau setiap langkah yang akan kita jalani, kita terkadang akan dipertemukan oleh orang-orang yang akan menyakiti kita. Baik itu melalui kata-kata yang mereka ucapkan kepada kita, maupun tindakan mereka. Seringkali kita bertanya-tanya letak kesalahan kita sehingga mendapatkan perilaku tidak pantas seperti itu.
Bagi kita yang mengalami hal tersebut, tentu kita akan mempertanyakan:
"Mengapa mereka seperti ini padaku?"
"Apa yang telah kuperbuat hingga aku pantas mendapatkan perlakuan buruk seperti ini?" Dan lain-lain.
Dan pastinya kita menaruh sebuah harapan, agar mereka menyadari perbuatan buruk mereka pada kita. Tetapi, yang sering kita dapatkan sebuah kata "maaf" dari mereka adalah kata yang sangat langka sekali kita dapatkan.
Memaafkan perbuatan buruk mereka memanglah tidak mudah, diperlukan penerimaan yang sangat besar agar kita bisa memaafkan mereka yang ada di masa lalu. Bahkan untuk memaafkan mereka yang telah memberikan sebuah luka pada diri kita memerlukan penerimaan dan kesabaran yang luas demi melepaskan beban-beban pikiran yang selama ini hinggap di dalam pikiran kita.
ADVERTISEMENT
Untuk melepaskan diri dari ikatan yang mengikat diri kita memang memerlukan sebuah proses, tetapi saat kita berhasil melepaskan beban dan ikatan tersebut kita akan menyadari banyak hal mengenai —betapa banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian itu.
Kita akan belajar untuk memaafkan mereka. Tetapi disaat yang sama, kita akan belajar untuk membangun batasan terhadap mereka yang telah memberi luka agar dapat menghindari rasa sakit yang sama.
Dengan memaafkan mereka tanpa menunggu sebuah pengakuan yang kita inginkan, memberikan sebuah ruang untuk kita bernafas dan memulihkan diri. Proses memaafkan mereka yang tidak pernah memberikan pengakuan maaf pada kita memang akan terasa susah, tetapi perlahan-lahan kita akan sadar bahwa diri kita terlalu berharga untuk terus-terusan menunggu sesuatu yang belum tentu terjadi. Dengan memaafkan sebelum mereka mengakui kesalahannya, akan memberikan rasa lega dan bebas dari beban yang selama ini kita pegang.
ADVERTISEMENT

