• 0

4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Jatiluhur Terkait Bahrun Naim

4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Jatiluhur Terkait Bahrun Naim




Anton Charliyan

Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan. (Foto: Instagram @antoncharliyan)
4 Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di 2 lokasi di kawasan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, berencana melakukan amaliyah (operasi) pada malam Natal dan tahun baru 2017. Polisi mengatakan keempat orang ini terkait jaringan Bahrun Naim.
"Mereka ini ada kaitannya dengan jaringan Bahrun Naim, dengan ISIS," ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan kepada wartawan di sekitar lokasi penggerebekan di Waduk Jatiluhur, Minggu (25/12).
Bahrun Naim saat ini ditengarai bergabung dengan ISIS di Suriah. Dia berkomunikasi dengan jaringannya lewat Telegram. Pria asal Pekalongan kelahiran tahun 1983 itu pernah diadili dalam kasus kepemilikan senjata pada tahun 2011, namun tidak terbukti dalam kasus terorisme. Setelah itulah dia merantau ke Suriah dan aktif merekrut pengikut.
Lebih lanjut Anton mengatakan dalam penggerebekan di Jatiluhur ditemukan sejumlah barang bukti, yaitu senjata tajam dan surat yang menyatakan kesediaan mereka bergabung amaliyah dan menjadi 'pengantin'.
"Barang bukti yang didapatkan berupa golok, kemudian surat yang berisi mau amaliyah, menjadi 'pengantin', di mana surat itu dari Daulah Islamiyah Baqiyah," kata Anton.
Ada 4 terduga teroris yang ditangkap dalam penggerebekan ini. Dua terduga teroris yakni Abu Sovi alias Abu Azis alias Mas Brow serta Abu Faiz tewas karena berusaha menyerang petugas di keramba ikan yang menjadi tempat sembunyi. Sementara 2 terduga teroris lainnya yaitu Rijal (29) dan Ivan Rahmat Syarif (28) juga sempat berusaha melawan menggunakan pisau pinggang, namun berhasil dilumpuhkan.
Saat ini polisi membawa empat terduga teroris itu dalam perjalanan menuju Jakarta. Dua orang yang tewas akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, sementara 2 yang masih hidup akan dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.


Densus 88Breaking NewsNewsTeroris

500

Baca Lainnya