• 0

92 Penumpang Tu-154 Tewas, Presiden Putin Nyatakan Berkabung Nasional

92 Penumpang Tu-154 Tewas, Presiden Putin Nyatakan Berkabung Nasional



Update Pesawat Rusia Jatuh

Masyarakat Rusia menyalakan lilin tanda duka cita atas jatuhnya pesawat Tu-154 (Foto: VASILY FEDOSENKO/REUTERS)
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan tanggal 26 Desember sebagai hari berkabung nasional usai kecelakaan pesawat Tu-154 yang menewaskan 92 orang.
Hal itu disampaikan Putin dalam pidatonya di St Petersburgh dan ditayangkan di televisi nasional. Dia menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi yang menewaskan 92 orang penumpang, termasuk 60 orang anggota grup ansambel Alexandrov.

Update Pesawat Rusia Jatuh

Masyarakat Rusia menyalakan lilin tanda duka cita atas jatuhnya pesawat Tu-154. (Foto: SILY FEDOSENKO/REUTERS)
Sebelumnya juru bicara Kemenhan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, memastikan telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Mereka juga mengatakan tak ada penumpang yang selamat.
"Area jatuhnya pesawat telah ditemukan. Tak ada penumpang selamat," ujar Konashenkov kepada wartawan seperti dilansir Reuters, Senin (26/12).

Update Pesawat Rusia Jatuh

Lilin tanda duka cita masyarakat Rusia atas jatuhnya pesawat Tu-154. (Foto: MAXIM SHEMETOV/REUTERS)
Kemenhan Rusia mengatakan pesawat Tupolev Tu-154 ini hilang dari radar pada pukul 05.25 waktu Rusia, 2 menit setelah lepas landas dari kota Sochi. Pesawat ini sempat mendarat di Moskow untuk mengisi bahan bakar sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Suriah.

Update Pesawat Rusia Jatuh

Tim SAR sedang melakukan pencarian puing pesawat Rusia Tu-154 yang jatuh. (Foto: MAXIM SHEMETOV/REUTERS)
Pesawat jet yang dibuat pada era Soviet di tahun 1983 ini mengangkut 84 orang penumpang dan 8 kru pesawat. Grup ansambel Alexandrov yang berada di dalamnya sengaja diterbangkan untuk menghibur pasukan Rusia pada malam pergantian tahun di pangkalan udara Hmeymim di Suriah.


NewsInternasionalPesawat JatuhPesawat Rusia JatuhVladimir Putin

500

Baca Lainnya