• 0

Kapal Filipina dan 4 Anggota TNI Hilang di Kepulauan Talaud

Kapal Filipina dan 4 Anggota TNI Hilang di Kepulauan Talaud



KRI Fatahillah 361

KRI Fatahillah 361 sandar di PT Dok dan Perkapalan Surabaya, Pelabuhan Tanjung Perak (Foto: Antara)
Sebuah kapal ikan milik Filipina hilang kontak di kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kapal itu hilang kontak akibat cuaca buruk saat sedang dikawal oleh KRI LYG 635 dari pihak TNI AL menuju pangkalan laut Melonguane. Peristiwa itu terjadi pada 14 Desember lalu, saat TNI AL melakukan operasi Siaga Yudha.
"Jadi KRI menangkap kapal ikan berbendera Filipina. Setelah ditangkap, ternyata kapal ini tak bisa menunjukkan dokumentasi yang lengkap, sehingga mereka dibawa ke pangkalan laut terdekat di Melonguane," ujar Kadispen Armatim, Letkol Laut Maman Sulaeman saat dikonfirmasi, Jumat (23/12).
Maman mengatakan anggota TNI AL yang mengawal di kapal ikan tersebut ke Melonguane berjumlah 4 orang. Sementara sekitar 15 orang WN Filipina yang ada di dalam kapal ikan dipindahkan ke KRI milik TNI AL.
Tim kawal KRI LYG-635 sendiri terdiri dari 4 orang dengan membawa 2 pucuk senjata laras panjang, 4 magasen dan 60 butir amunisi tajam. Di kapal ikan tersebut masih tersisa 3 orang WN Filipina yang terdiri dari nahkoda kapal, kru bagian mesin dan juru masak.
"Kapal itu kan dikawal sama 4 orang anggota TNI. Terus dibawa berjalan sambil dikawal. Terus berjalan, pas ternyata ada badai besar dan hujan. Kapal yang dikawal ini terus, lalu dikontak-kontak, lama-lama hilang kontak, tak dapat dihubungi lagi," kata Maman.
Hingga saat ini TNI AL mengerahkan sejumlah KRI dan dua Nomad untuk melakukan pencarian kapal ikan berbendera Filipina itu. Sementara 15 orang WN Filipina yang sudah dipindahkan ke KRI sebelumnya telah diantar ke Melonguane.
"Hingga saat ini terus kami lakukan pencarian, doakan saja pencarian ini membuahkan hasil," ucap Maman.


TNI ALBreaking NewsNewsKapal Laut

500

Baca Lainnya