• 1

KPK Duga Ada Keterlibatan Oknum TNI dalam Kasus Suap di Bakamla

KPK Duga Ada Keterlibatan Oknum TNI dalam Kasus Suap di Bakamla



Kasus dugaan suap proyek satelit monitor

Juru bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterengan kepada wartawan (Foto: Nikolaus Harbowo)
Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan KPK menduga ada keterlibatan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kasus dugaan suap proyek satelit monitor di Badan Keamanan Laut (Bakamla).
"Diduga memang ada keterkaitan dari TNI," ujar Febri di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/12).

Kasus dugaan suap proyek satelit monitor

Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Nikolaus Harbowo)
Atas dugaan itu KPK telah berkoordinasi dengan Komandan Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Danpuspom TNI), Mayor Jenderal TNI Dodik Wijanarko, untuk membicarakan penanganan kasus yang melibatkan oknum TNI ini.
"Kalau kasus suap, tentu saja indikasi keterlibatan adalah indikasi penerimaan. Tapi siapa yang menerima, berapa yang diterima, dan sampai di mana proses teknisnya, TNI tentu saja yang lebih berwenang," ujar Febri.

Kasus dugaan suap proyek satelit monitor

Senyum juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Nikolaus Harbowo)
Koordinasi antara KPK dan Danpuspom TNI mengindikasikan keterlibatan unsur-unsur dari dua wilayah peradilan, yakni peradilan militer dan peradilan umum. Apabila menyangkut oknum TNI, maka yang berwenang meyelesaikan ada di peradilan militer.
"Peradilan militer itu di satu sisi bukan wewenang KPK. Peradilan umum yang berlaku sipil itu menjadi wewenang KPK," kata Febri.
Sementara untuk tersangka yang bukan berasal dari kalangan militer, nantinya akan tetap diproses hingga pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
"KPK akan tetap memproses kasus ini dan nanti pada saat yang tepat akan diajukan ke pengadilan Tipikor," ucap Febri.

Breaking NewsHukumOTT KPKSuap Pejabat Bakamla

500

Baca Lainnya