• 1

Masyarakat Antre Tukar Uang Baru di Blok M Square

Masyarakat Antre Tukar Uang Baru di Blok M Square




Penukaran Uang Rupiah Desain Baru

Terlihat 45 orang berkumpul di Blok M Square untuk menukarkan uang rupiah yang lama ke desain yang baru. (Foto: Nadia Riso)
Puluhan orang berkumpul di depan pintu Berlian 2 Blok M Square siang ini. Mereka antre di depan sebuah gerai untuk menukarkan uang rupiah desain lama dengan uang desain baru yang baru saja dirilis.
Pantauan kumparan di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (19/12), puluhan orang dari berbagai daerah di Jakarta duduk dengan sabar menunggu giliran menukarkan uang mereka. Seorang petugas penukaran uang dari Bank Indonesia bernama Arif Setiono mengatakan, masyarakat nantinya dapat menukarkan uang dalam bentuk eceran atau paket.

Penukaran Uang Rupiah Desain Baru

Terlihat 45 orang berkumpul di Blok M Square untuk menukarkan uang rupiah yang lama ke desain yang baru. (Foto: Nadia Riso)
"Nanti sistemnya ada dua, eceran dan paket. Kalau paket, terdiri dari uang Rp 100, Rp 200, Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000. Sementara mata uang yang bisa ditukar secara eceran adalah koin Rp 500, Rp 1.000, dan uang kertas Rp 50 ribu, dan Rp 100 ribu," jelas Arif.
Petugas lain bernama Asep Sumarna mengatakan setiap orang bisa menukarkan jumlah uang mereka dalam jumlah tak terbatas. Penukaran akan selesai kalau uang yang ditukarkan sudah habis atau masyarakat sudah tak ada lagi yang menukarkan uang.

Penukaran Uang Rupiah Desain Baru

Terlihat 45 orang berkumpul di Blok M Square untuk menukarkan uang rupiah yang lama ke desain yang baru. (Foto: Nadia Riso)
"Per orang maksimal sesuai dengan jumlah yang mau mereka tukar. Kalau Rp 1.000 harus satu bundel yang totalnya Rp 100 ribu, pecahan Rp 2.000 satu bundel totalnya Rp 200 ribu, pecahan Rp 5.000 satu bundel totalnya Rp 500 ribu, dan seterusnya," jelas dia.
Dia menjelaskan, koin Rp 100, koin Rp 200, uang kertas Rp 1.000 sampai Rp 20 ribu harus ditukar satu bundel, tidak bisa diecer. "Itu yang dimaksud dengan paket," kata Asep.


Breaking NewsNewsUang BaruEkonomiKeuanganRupiah

500

Baca Lainnya