• 1

Mengenal Alexandrov, Grup Ansambel yang Menumpang Pesawat Rusia Nahas

Mengenal Alexandrov, Grup Ansambel yang Menumpang Pesawat Rusia Nahas




Alexandrov Ensemble

Alexandrov Ensemble konser di Bielsko-Biala, Poland, 2006. (Foto: Piotr Bieniecki via fototeo.pl)
Pesawat militer Rusia Tu-154 ditemukan jatuh di Laut Hitam, tak lama setelah tinggal landas dari Sochi menuju Suriah. Pesawat itu membawa grup ansambel militer terkenal, Alexandrov, yang akan menghibur militer Rusia dalam perayaan tahun baru di Suriah.
Ansambel Alexandrov yang juga dikenal dengan sebutan Red Army Choir, terdiri dari paduan suara pria, orkestra dan penari.
Dikutip dari Wikipedia, Ansambel Alexandrov didirikan oleh Alexander Vasilyevich Alexandrov pada tahun 1928. Dia juga merupakan pemimpin dan konduktor ansambel ini saat pertama berdiri.
Konser pertama ansambel ini berlangsung pada tanggal 12 Oktober 1928, yang bertepatan dengan ulang tahun ansambel ini. Ansambel ini didirikan dengan tujuan memperkenalkan seni musik di dunia kemiliteran Rusia.
Selama masa Perang Dunia II di tahun 1941 hingga 1945, Alexandrov Ansambel telah menggelar 1.500 konser di garis paling depan medan perang, lapangan terbang, pabrik senjata, hingga rumah sakit. Setelah Alexandrov meninggal tahun 1946, ansambel ini dipimpin oleh anaknya, Boris, yang berlanjut hingga saat ini.
Minggu (25/12), puluhan anggota Ansambel Alexandrov memasuki pesawat militer Tu-154 untuk terbang dari Sochi ke pangkalan udara Rusia di Hmeimin, Provinsi Latakya, Suriah. Mereka akan menghibur pasukan Rusia dalam perayaan malam tahun baru.
Tapi malang tak dapat ditolak. Beberapa saat setelah lepas landas, pesawat hilang dari radar. Tak kemudian pesawat dinyatakan jatuh di Laut Hitam. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya sejumlah puing pesawat 1,5 km dari bibir pantai dan barang pribadi yang diduga milik penumpang sekitar 5,5 km dari pantai.
Penampilan Ansambel Alexandrov dengan lagu-lagu perjuangan penuh semangat bisa disaksikan di Youtube.


Breaking NewsInternasionalPesawat Rusia Hilang

500

Baca Lainnya