kumparan
10 Jul 2018 14:44 WIB

Kental Manis dan BPOM: Maju Kena Mundur Kena

Barangkali begini, soal ribut-ribut Susu Kental Manis (SKM), Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) berada di persimpangan jalan. Jika bukan disebut maju kena mundur kena.
ADVERTISEMENT
Pertama, jika mereka tidak segera mempublikasikan temuan bahwa kental manis tak mengandung susu, mereka hanya akan menunda bom waktu saja. Sebab isu tersebut sudah mencuat bahkan sejak 2017. Masyarakat sudah mempertanyakan hal tersebut.
Kedua, dorongan untuk mempublikasikan temuan itu mengandung satu risiko yang cukup besar. Risiko tersebut berupa pertanyaan lain, yakni mengapa BPOM baru mempublikasikannya sekarang?
Sehingga, baik publikasi maupun tak dipublikasi, BPOM akan menghadapi pem-bully-an dari masyarakat. Persoalannya, risiko mana yang mereka mau ambil. Dan kita bisa melihat, risiko kedua yang mereka pilih
Sejumlah pertanyaan memang mengemuka, tak sedikit yang menyebut ini hanyalah akal-akalan saja dari BPOM untuk terlibat dalam perang dagang. Terlebih, produk susu bubuk mengalami penjualan yang lebih rendah dari susu kental manis.
ADVERTISEMENT
Jadi, bagaimana menurutmu?
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan