• 2

Mengenang Gol Brilian Cantona 20 Tahun Silam

Mengenang Gol Brilian Cantona 20 Tahun Silam



Eric Cantona

Eric Cantona dalam sebuah laga bersama Manchester United di tahun 1996. (Foto: Anton Want/Getty Images)

Tepat hari ini, 20 tahun lalu, Eric Cantona membuat sebuah gol brilian, tuan-tuan dan nona-nona semua.
Eric Daniel Pierre Cantona, lahir di Marseille pada 24 Mei 1966, menjadi dewasa sebagai seorang pemberontak, lalu mengakhiri karier sebagai seorang raja. Bukan raja sungguhan, tentu saja, melainkan "Raja Old Trafford".
Ketika eks-manajer Manchester United, Alex Ferguson, dipersilakan Leeds United --yang ironisnya merupakan rival United-- untuk meminang Cantona, ia baru saja mendapatkan emas segepok. Kelak, Ferguson akan mengetahui bahwa Cantona adalah pelengkap puzzle yang sedang ia bangun.
Ferguson sudah menanti sejak 1986 untuk membangun dan mendapatkan gelar juara Liga Inggris untuk United. Maka, ketika di tahun 1992 dia mendapatkan Cantona, dimulailah penaklukkan tanah Inggris yang sesungguhnya. Bersama Cantona, dan pemain-pemain muda yang berada di dalamnya, United meraih empat gelar juara liga dalam lima tahun.
Cantona kemudian pensiun pada usia 31 tahun, ketika dia sedang berada dalam puncak kariernya. Dia kemudian berkarier sebagai aktor dan pesepak bola pantai.


Pada musim terakhirnya di Old Trafford, kandang United, Cantona membuat sebuah gol yang hingga kini akan terus dikenang. Pada 21 Desember 1996, tepat di hadapan puluhan ribu suporter di Theatre of Dreams --demikian Old Trafford biasa dijuluki oleh pendukung United--, Cantona meliuk-liuk lalu melepaskan sebuah sepakan lob melewati kiper Sunderland, Lionel Perez.
Yang tak kalah menarik, usai mencetak gol tersebut, Cantona berputar pelan, dengan penuh keanggunan sekaligus kearoganan, lalu tersenyum, seraya menikmati tepukan riuh pendukung United. Menurut penulis Run of Play yang juga jurnalis asal Inggris, Jeff Maysh, ekspresi Cantona saat itu seolah-olah berkata: "Ya, aku baru saja melakukannya."
Perez, dalam wawancaranya dengan The Sun baru-baru ini, menyebut bahwa semestinya gol Cantona itu tidak terjadi. Sebelum gol itu tercipta, United sudah unggul dan tampak tidak akan kalah. Menurut penuturan Perez, Cantona juga mulai bermain santai karenanya. Bahkan satu sepakannya sempat ditepis Perez.
"Dia bilang: Lionel, seharusnya kau membiarkannya masuk," ucap Perez, meniru perkataan Cantona dua dekade silam.


Sepak BolaLiga InggrisSports

500

Baca Lainnya