• 0

Pada Sebuah Siang, Bertemu Marquez dan Pedrosa

Pada Sebuah Siang, Bertemu Marquez dan Pedrosa


Marc Marquez

Marquez di podium Jerez. (Foto: Jose Jordan/AFP)
“Halo, Indonesia… Apa kabar!” teriakan lantang berlogat Spanyol keluar dari mulut Marc Marquez. Ucapan itu terlontar tidak lama setelah saya melihat dirinya keluar dari mobil. Dua menit berselang giliran Dani Pedrosa, yang bertubuh lebih pendek, menyapa dengan bahasa Inggris.
Dengan polo shirt putih beserta topi berlogo sponsor, kedua pebalap ini datang menyapa penggemar di Astra Biz BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (17/10/2017). Kedua pebalap datang sekitar pukul 09.45 menggunakan mobil yang sama.
Ada beberapa agenda yang dilakukan kedua pebalap. Pada sesi awal, Marquez dan Pedrosa memberikan pengarahan mengenai safety riding kepada puluhan siswa SMK yang berasal dari sekolah di Tangerang Selatan. Matahari yang cukup terik membuat Marquez meminta untuk diambilkan kacamata hitam oleh panitia.
Keduanya memberikan pengarahan dengan singkat dan jelas kepada para siswa SMK, tidak berlama-lama. Baik Marquez maupun Pedrosa sepakat, keselamatan berkendara amatlah penting apalagi bila kita berkendara di kota-kota besar.
Sesi satu diakhiri dengan pemberian jaket dan helm oleh kedua pebalap kepada perwakilan siswa-siswi SMK yang hadir pada acara tersebut. Setelah beristirahat selama sekitar 10 menit, sesi dilanjutkan dengan acara tanya-jawab dengan para jurnalis.
Tidak banyak waktu tanya jawab yang diberikan untuk melakukan tanya-jawab dengan Marquez dan Pedrosa. Hanya delapan pertanyaan yang boleh dilayangkan oleh para pewarta.
Namun, dalam sesi ini, kedua pebalap membeberkan sedikit tips bagaimana menjadi pebalap motor kelas satu. "Saya berawal dari balapan junior, lalu saya berlatih dan bekerja dengan keras. Tidak hanya di sirkuit, tetapi di luar sirkuit juga harus berlatih," ucap Marquez.
"Tidak hanya saat balapan, tapi di luar juga sangat penting untuk berlatih —benar apa yang dikatakan Marquez," ucap Pedrosa menimpali.

Marc Marquez dan Dani Pedrosa bertemu fansnya

Marc Marquez dan Dani Pedrosa bertemu fansnya (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)

Melihat jawaban Marquez, saya memahami mengapa ia memberikan pembelaan ketika Valentino Rossi mengalami cedera patah kaki. Kala itu, Rossi dikritik lantaran nekat melakukan latihan pada saat jeda seri.
Namun, Marquez memberikan opini tegas: para pebalap tidak akan bisa mengasah kemampuan membalap mereka jika tidak berlatih di luar balapan. Oleh karenanya, ia merasa kalau cedera yang dialami Rossi hanya sebatas apes saja.
Tidak terlihat wajah lelah dari kedua pebalap meski sudah berjalan jauh dan dihujani teriknya matahari tropis. Mimik tenang dengan lemparan senyum selalu keluar dari wajah kedua pebalap Repsol Honda itu.
Di akhir acara, kedua pebalap berjumpa dengan puluhan fans yang sudah datang. Tidak banyak, memang, namun para fans itu cukup membuat riuh ruangan yang tidak terlalu besar, tempat dilangsungkannya sesi tanya-jawab.
Sudah sejak pukul 09.00, para penggemar datang untuk sekadar bertemu dan berfoto dengan idolanya. Tentu saja, yang namanya bertemu idola, mereka membawa atribut yang berkaitan dengan kedua pebalap tersebut.
Setelah satu jam dan tiga puluh menit, waktu untuk bertemu Marquez dan Pedrosa pun habis. Mereka akhirnya menutup acara dengan melepas puluhan bikers yang hendak melakukan touring.



SportsMotoGPMarc MarquezDani Pedrosa

500

Baca Lainnya