Konten dari Pengguna

Rutin Mengecek Penerimaan Bama Untuk Menjaga Keamanan dan Ketersediaan Bama

Rutan Demak

Rutan Demak

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Demak

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rutan Demak tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rutin Mengecek Penerimaan Bama Untuk Menjaga Keamanan dan Ketersediaan Bama
zoom-in-whitePerbesar

DEMAK – Rutan Demak melaksanakan kegiatan rutin dalam upaya menjaga keamanan dan ketersediaan bahan makanan di dalam lembaga pemasyarakatan. Kegiatan ini berfokus pada penerimaan bama yang dilakukan setiap pagi, dengan pengecekan jumlah bahan makanan dan pemeriksaan ketat untuk mencegah penyelundupan barang larangan.

Penerimaan bama merupakan proses vital yang dilakukan setiap hari untuk memastikan kecukupan dan keberlanjutan pasokan makanan di Rutan Demak. Selain itu, pengecekan ketat juga dilakukan guna mencegah masuknya barang-barang yang dilarang masuk Rutan Demak.

Kepala Rutan Demak, Heri Mujiono menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung kesejahteraan dan keamanan warga binaan.

"Penerimaan bama ini bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas dan keamanan bahan makanan yang diterima di dalam lembaga. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan hak asasi para warga binaan terpenuhi, termasuk hak mereka untuk mendapatkan makanan yang aman dan cukup gizi," ungkap Hemu.

Proses penerimaan BAMA dimulai setiap pagi dengan pemeriksaan intensif oleh petugas Rutan Demak. Petugas bertanggung jawab untuk menghitung dan mencocokkan jumlah bahan makanan yang diterima dengan daftar yang telah disiapkan sebelumnya. Selain itu, petugas lapas juga melakukan pemeriksaan fisik dan visual untuk memastikan tidak adanya penyelundupan barang-barang yang dilarang.

Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya pihak Rutan Demak untuk memberikan lingkungan yang aman dan kondusif bagi warga binaan. Selain itu, hal ini juga mendukung program rehabilitasi dan resosialisasi untuk warga binaan.