Mongrel 009 Glitch
1 Agustus 2021 16:04
ยท
waktu baca 13 menit

Mongrel 009: GLITCH

Suara alarm membangunkan kami. Pukul delapan pagi.
Aliyah dan Wortel mengulet nyaris berbarengan. Seolah menyadari itu kebetulan yang agak aneh, keduanya saling melirik. Aliyah tertawa sementara Wortel menyambutnya dengan gonggongan. Gonggongan Wortel mengagetkan Ufuk yang tidur sambil menutup wajah dengan buku Kenang-kenangan dari Dimensi Sempal. Ia mengomeli Wortel, Wortel malah melenggang ke dekat jendela. Ia melanjutkan tidur di bawah sinar matahari. Sebuah andropot meloncat-loncat di teras di luar jendela, tak lama kemudian Bu Isa tergopoh-gopoh dari arah dapur. Ia meminta salah satu dari kami membantunya mencari andropot kunyit yang baru saja lari.
Aliyah mengajukan diri. Ia bangkit, merapikan pakaiannya yang agak kucel, menguap lebar, lalu menyalakan ponselnya. Ia meminta Omi melacak lokasi andropot yang baru lewat dan biasanya secara otomatis di-tag ke Omi. Namun, fitur GPS dan tag ternyata tidak berfungsi. Bu Isa mengingatkan bahwa setiap jam 8 OPTA mengganggu kinerja barang-barang elektronik, internet, dan listrik di sekitar sini.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Tujuh helai rambut, sebotol kecil darah, dan seekor ayam bakar utuh. Aku melihat Pak Polo memberi isyarat tangan ke udara dan semua lampu padam. Simak lanjutan novel Sabda Armandio, MONGREL, di kumparanplus. Terbit setiap Minggu.