Kumplus- Opini Said Iqbal- Demo buruh
12 April 2021 17:26

Ada Apa di Balik Demonstrasi Buruh?

Tepat hari ini, 12 April 2021, 10 ribu buruh berunjuk rasa di 1.000 perusahaan/pabrik, 150 kabupaten/kota, dan 20 provinsi.
Aksi lapangan berpusat di gedung MK, kantor gubernur, dan/atau kantor bupati/wali kota. Di tingkat perusahaan/pabrik, para buruh meninggalkan tempat produksi ke halaman pabrik (tidak keluar dari pagar pembatas perusahaan) untuk membentangkan spanduk-spanduk berisi tuntutan—tentunya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.
Setidaknya ada empat tuntutan yang mereka suarakan. Pertama, pembatalan UU Cipta Kerja, khususnya klaster ketenagakerjaan, oleh hakim Mahkamah Konstitusi. Kedua, pemberlakuan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2021. Ketiga, pembayaran THR Tahun 2021 secara penuh, tanpa dicicil. Keempat, pengusutan dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Di tengah gelombang PHK, THR yang dicicil, dan susahnya buruh mencairkan jaminan hari tua, omnibus law tetap langgeng dan malah muncul dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan. Said Iqbal, Presiden KSPI, menjelaskan empat poin sebab aksi buruh hari ini.