Pencarian populer

Krimi alias HDS Minta Maaf soal Transkrip Nilai dan Foto Wisuda UI

Bis Kuning Universitas Indonesia (Foto: Wikimedia Commons)

Krimi alias HDS yang di-DO dari Universitas Indonesia pada tahun 2013 karena kecurangan akademik, buka suara. Dia meminta maaf terkait transkrip nilai dan foto wisudanya berlatar UI yang beredar.

"Dengan rendah hati saya mengakui kesalahan saya dan memohon maaf yang sebesar-besarnya atas masalah transkrip nilai dan foto wisuda sebagaimana yang dikatakan oleh dosen Fauziah di akun twitternya," tulis HDS pada surel yang dikirim kepada kumparan, Jumat (24/11).

Foto wisuda itu memang sempat memicu pertanyaan, mengingat HDS dinyatakan "putus studi" dari UI pada semester dua sehingga tidak mungkin dia diwisuda di kampus UI.

HDS kemudian membeberkan alasannya atas tindakan yang ia lakukan.

"Alasan saya memberanikan diri untuk mengambil foto wisuda di UI adalah karena saya tidak ingin mengecewakan orang tua saya, terutama ibu saya yang sedang berjuang melawan kanker," ujar pemuda 23 tahun ini.

"Sedari awal saya tidak tega untuk jujur kepada ibu saya serta pihak lainnya bahwa saya pindah dan mengesankan bahwa saya menjalani program dual degree di UI/UM. Walau bagaimanapun, beberapa ​orang teman saya baik di UI dan UM memang telah mengetahui kepindahan saya ke UM sebelum kasus ini diangkat," lanjut HDS.

HDS pun berkomitmen untuk meninggalkan hal-hal yang berbau UI dan akan fokus pada institusinya saat ini, Universiti of Malaya.

"Saya menyadari bahwa ini sepenuhnya adalah kesalahan saya dan saya berkomitmen kepada Tuhan, diri saya, dan semua pihak untuk tidak mengulangi perbuatan ini di masa depan serta meninggalkan semua hal berbau UI dan fokus pada institusi saya sekarang," tutup HDS.

Kasus HDS mencuat setelah dosen UI bernama Fauziah Zen menulis kultwit pada Rabu (22/11) soal kecurangan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UI yang dia samarkan dengan nama Krimi.

Kisah Fauziah ini kemudian viral. Fauziah menyebut bahwa dia tidak bermaksud membuat kisahnya menjadi viral. "Tujuan saya adalah bercerita dan ingin kita mengambil pelajaran,"ungkapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: