Di Madinah, Jemaah Haji Dianjurkan Ziarah ke Makam Rasulullah-Perbanyak Selawat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung berjalan dengan latar kubah hijau yang menjadi lokasi makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5). Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung berjalan dengan latar kubah hijau yang menjadi lokasi makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5). Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan

Jemaah haji Indonesia gelombang kedua sudah mulai memasuki Madinah setelah merampungkan puncak haji di Makkah. Di Madinah, jemaah diimbau untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi.

Hal tersebut disampaikan oleh Musyrif Diny Haji 2026 KH Abdullah Kafabihi Machrus.

“Itu etika bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah haji,” katanya di Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Makkah, di Sysyah, Kota Makkah.

Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, ini mengatakan, di maqbarah Rasulullah jemaah haji diimbau mengucapkan salam, yakni “Assalamualaikum ya Rasulullah”.

Pengunjung berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Minggu (23/10/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Selain melaksanakan Arbain atau salat berjemaah 40 waktu tanpa putus, kata dia, di Madinah jemaah haji dianjurkan memperbanyak membaca selawat Nabi.

“Selawat apa saja yang bisa,” tambah Rais Syuriyah PBNU ini.

Dia juga mengajak agar jemaah haji selalu menjaga kesehatan, mempertimbangkan aktivitas dengan kondisi badan. Jangan sampai niat beribadah tapi kesehatan terlupakan.

Lalu, sepulang ke Tanah Air, jemaah haji dihadapkan dapat menjaga dan melaksanakan amal positif yang dipraktikkan selama melaksanakan ibadah haji agar bernilai mabrur di sisi Allah.

“Haji yang mabrur, tiada lagi balasannya selain surga,” katanya.

Jemaah gelombang kedua mulai diberangkatkan dari Makkah ke Madinah ditandai dengan berangkatnya 14 kelompok terbang (kloter) pada Minggu (7/6).

Pemberangkatan perdana dimulai dari kloter Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18 yang membawa 439 jemaah menggunakan 11 bus. Kini, kloter-kloter lain satu per satu terus berangkat menuju Madinah.