My Rocket Queen 24

Bara, Nyala (24)

Penulis skenario film Ayat-Ayat Cinta (2007), Laskar Pelangi (2008), Sang Penari (2011), dan lain-lain.
3 April 2022 23:02
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Levi dan aku menyempil di salah satu sudut sekolah paling rahasia. Ia merokok dan aku mendengarkan walkman. Keduanya aktivitas terlarang. Keduanya melenakan.
Aku mengenali riff-riff ala Led Zeppelin (dengan pengaruh tambahan dari GN'R, tentu saja), The Who, sedikit U2 dan Queen, petikan gaya Iwan Fals, ritme The Police, dan mood Sex Pistols. Semua itu direkam secara apa adanya oleh Levi pada kaset yang sekarang kudengarkan. Hasilnya punk. Sinting.
Ini baru musik! Ralat... ini sihir!
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Rock n roll. Pemberontakan. Drugs. Cinta dan persahabatan. Tahun 1991 yang gelisah. Inilah My Rocket Queen, novel penulis kenamaan Salman Aristo. Dengarkan juga lagu-lagu soundtracknya yang membakar. Terbit berkala setiap akhir pekan di @kumparanplus
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten