my rocket queen 21

Jaga-Jaga (21)

Penulis skenario film Ayat-Ayat Cinta (2007), Laskar Pelangi (2008), Sang Penari (2011), dan lain-lain.
13 Maret 2022 12:10
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Selama SMP, Rio kerap dimanipulasi cowok-cowok yang kebelet memacari dua kakaknya. Paham, kan? Si bungsu tak mau lagi hidupnya ditentukan orang lain.
Namun, kukira, faktor utama yang membuat Rio merasa harus bisa berdiri sendiri adalah kematian sang ibu saat melahirkannya. Ia tumbuh sambil memikul semacam rasa bersalah yang membuatnya tangguh sekaligus rawan. Kerawanan itu tampak jelas pada hubungan Rio dan ayahnya yang canggung bukan main. Tak seorang pun bisa menyembuhkan kondisi ini.
Sejak berumur 12 tahun, Rio memilih bass sebagai pelariannya. Waktu itu ia memutar sebuah kaset jazz milik sang ayah yang dikiranya berisi lagu-lagu hits radio. Kekeliruan itu memperkenalkannya dengan Jaco Pastorius--yang kelak disebutnya sebagai nabi bass dunia--juga John Deacon dan Duff McKagan yang keagungannya hanya setingkat di bawah sang nabi.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Rock n roll. Pemberontakan. Drugs. Cinta dan persahabatan. Tahun 1991 yang gelisah. Inilah My Rocket Queen, novel penulis kenamaan Salman Aristo. Dengarkan juga lagu-lagu soundtracknya yang membakar. Terbit berkala setiap akhir pekan di @kumparanplus
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten