salman aristo chapter 2

Sensor (2)

Penulis skenario film Ayat-Ayat Cinta (2007), Laskar Pelangi (2008), Sang Penari (2011), dan lain-lain.
16 Oktober 2021 11:01
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Aku memungut ranselku dari tanah dan mendekati mereka dengan gontai. Levi berhasil mengecoh Rio. Dengan tengil, bola basket itu malah dilontarkannya ke arah kepalaku. Aku memiringkan kepala sedikit saja, sambil terus berjalan ke bawah ring basket. Bola melesat, menghantam tembok di belakangku.
Rio berkacak pinggang. “Orang sok suntuk biasanya minta ditanya,” katanya.
“Nggak usah, entar ngocehnya tiga shift studio,” Levi menimpali. Dia tersenyum melihatku bersila di lantai lapangan dengan tatapan melayang.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparan+
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparan+
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Konten Premium kumparan+
Rock n roll. Pemberontakan. Drugs. Cinta dan persahabatan. Tahun 1991 yang gelisah. Inilah My Rocket Queen, novel penulis kenamaan Salman Aristo. Dengarkan juga lagu-lagu soundtracknya yang membakar. Terbit berkala setiap akhir pekan di @kumparanplus