kumplus- Sandiaga Uno- Vaksinasi di Bali
22 Juni 2021 12:45
·
waktu baca 3 menit

Tren Wisata Vaksin: antara Etika dan Potensi Pemulihan Pariwisata

Sudah lebih dari satu setengah tahun sejak kasus pertama COVID-19 dilaporkan, tapi pandemi masih jauh dari kata selesai. Kasus baru COVID-19 bahkan meningkat, dan ditemukan varian-varian baru yang kian bermutasi.
Di sisi lain, WHO sudah memberikan lampu hijau untuk beberapa vaksin. Vaksinasi pun digelar di seluruh belahan dunia. Inisiatif ini diharapkan bisa menjadi program revitalisasi ekonomi global, di mana industri pariwisata menjadi salah satu key beneficiaries.
Pada suatu malam di awal Juni, di tengah kunjungan kerja rutin saya di Bali, saya mengikuti diskusi intensif dan konstruktif bersama Presiden Jokowi dan Gubernur Bali Wayan Koster. Saat itu, muncul gagasan terkait “wisata vaksin”—yang populer dengan istilah vaccine tourism dan tengah menjadi perbincangan hangat di antara masyarakat dunia, termasuk Indonesia.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Wisata vaksin jadi tren baru di dunia. Dalam hal ini, persoalan etika berkelindan dengan potensi pemulihan pariwisata. Apakah Indonesia juga akan mengikuti tren ini? Simak selengkapnya penjelasan Menparekraf Sandiaga Uno pada daftar konten.