Kegiatan PK-KM Dilaksanakan, Mahasiswa IP UMY Antusias Ambil Kesempatan

Saya merupakan mahasiswa Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Konten dari Pengguna
19 September 2022 10:57
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari SatriaImanP tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Gambar 1. Pendampingan Penulisan Proposal Mahasiswa Mengabdi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Pendampingan Penulisan Proposal Mahasiswa Mengabdi
Bantul- Salah satu program Program Kompetisi - Kampus Merdeka (PK-KM) dengan skema Magang Berbasis Penelitian dan Mahasiswa Mengabdi resmi dilaksanakan Program Studi Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Skema tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian di instansi pemerintah yang menjadi mitra magang dan pengabdian untuk membangun desa di sejumlah daerah di Kabupaten Sleman.
Kegiatan PK-KM dengan skema magang berbasis penelitian dan mahasiswa mengabdi ini dapat menjadi pengganti mata kuliah yang harus diambil. Ekuivalensi Satuan Kredit Semester (SKS) dari kegiatan ini dihitung berdasarkan waktu pelaksanaan serta kontribusi dan peran mahasiswa yang dibuktikan dalam aktivitas di bawah koordinasi dosen pendamping. Rentang sks yang dapat diperoleh mahasiswa dalam keseluruhan kegiatan ini adalah 20 SKS.
Melihat kesempatan yang dapat diperoleh, mahasiswa Prodi IP UMY antusias ambil kesempatan untuk mengikuti program PK-KM dengan skema magang berbasis penelitian dan mahasiswa mengabdi. Hal ini dilihat dari banyaknya jumlah pengajuan proposal mahasiswa yang masuk sebagai syarat untuk mengikuti program ini.
"Sejak pendaftaran dibuka tanggal 14 september, total proposal mahasiswa yang masuk berjumlah 21 proposal include mahasiswa mengabdi dan magang berbasis penelitian. Kami masih menerima proposal hingga 20 September 2022. Selama penerimaan proposal, kami membuka kesempatan untuk mendampingi penulisan proposal mahasiswa" Ungkap PIC Magang Berbasis Penelitian, Satria Iman Prasetyo, Kamis (15/9)
Satria menambahkan proposal yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu sesuai dengan kuota skema yang dipilih oleh mahasiswa. Diketahui kuota skema magang berbasis penelitian adalah 10 mahasiswa sedangkan mahasiswa mengabdi berjumlah 6 kelompok. Mahasiswa dengan proposal terbaik berhak mengikuti rangkaian kegiatan dan berhak mendapatkan sejumlah benefit yang didapat termasuk konversi sks. Hal ini dibenarkan oleh Vicky Alfitra Perdana selaku PIC Mahasiswa Mengabdi.
"Betul mas, mahasiswa dengan proposal terbaik berhak mengikuti kegiatan selama empat bulan sesuai dengan skema yang dipilih oleh mahasiswa, dan berhak mendapatkan pendanaan untuk akomodasi kegiatan. Serta yang paling utama adalah seluruh kegiatan dikonversi 20 sks" Tambah Vicky yang ditemui di Gedung Pascasarjana UMY.
Ditempat yang sama, salah satu mahasiswa mengungkapkan antusiasnya dalam mengikuti kegiatan PK-KM ini sebagai wadah untuk menambah pengalaman dan mengembangkan kapasitas keilmuan diluar ruang lingkup kampus.
"Awalnya memang insecure karena melihat peserta lain punya pengalaman penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Tapi, kalau tidak mencoba untuk mengikuti kegiatan ini kayak yang buang kesempatan untuk belajar lebih dalam lagi" Ungkap Nindya Tiara Fatikha, mahasiswa yang mengajukan untuk mengikuti program PK-KM dengan skema Mahasiswa Mengabdi.
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020