5 Penyebab Runtuhnya Pakta Warsawa yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
19 Desember 2023 23:10 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi aliansi militer Pakta Warsawa. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aliansi militer Pakta Warsawa. Sumber foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Terdapat sejumlah penyebab runtuhnya Pakta Warsawa sebagai aliansi militer yang dibentuk oleh Uni Soviet dengan sekutu Eropa Timur. Salah satunya adalah hilang rasa nasionalisme rakyat.
ADVERTISEMENT
Selain hilangnya rasa nasionalisme, Pakta Warsawa juga runtuh karena Uni Soviet telah kehilangan kendali atas sekutu selama perang dingin. Tidak hanya itu, simak selengkapnya di bawah ini.

Latar Belakang dan Penyebab Runtuhnya Pakta Warsawa

Ilustrasi pakta warsawa. Sumber foto: Unsplash
Pakta Warsawa merupakan sebuah aliansi yang dibentuk oleh Uni Soviet dengan tujuh negara komunis Eropa, yakni Albania, Bulgaria, Cekoslowakia, Jerman Timur, Rumania, Hongaria, dan Polandia.
Sukri Tamma dalam bukunya yang berjudul Buku Ajar Politik Luar Negeri, saat masih berjaya, Pakta Warsawa adalah simbol dari Perang Dingin, yakni periode persaingan antara Blok Timur dan Blok Barat.
Dibentuknya Pakta Warsawa sendiri tak lepas dari geopolotik internasional dan ideologi yang memengaruhi dunia pasca Perang Dunia II. Di mana saat itu, dunia terbagi menjadi dua kubu besar.
ADVERTISEMENT
Dua kubu tersebut adalah Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet dan Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Untuk menahan ekspansi yang dilakukan Uni Soviet, AS pun membentuk NATO.
Sedangkan untuk mengatasi hal ini, Uni Soviet pun membentuk Pakta Warsawa. Sebuah aliansi pertahanan bersama negara komunis di Eropa Timur. Sayangnya, hal ini tidak bertahan lama.
Lalu, apa penyebab runtuhnya Pakta Warsawa? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Hilangnya Rasa Nasionalisme

Salah satu penyebab runtuhnya Pakta Warsawa adalah hilangnya rasa nasionalisme rakyat. Saat itu, Uni Soviet pernah menjadi negara terbesar di dunia yang menyebabkan timbulnya keragaman budaya.
Sayangnya, keberagaman budaya inilah yang justru menyebabkan rakyat Uni Soviet kehilangan rasa nasionalisme. Bahkan, beberapa negara bagian tak segan untuk menyerang pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT

2. Kemiskinan

Karena memiliki pemerintahan yang totaliter, rakyat Uni Soviet pun hidup dalam kemiskinan. Hal ini juga didukung dengan paham sosialisme yang mereka anut, hingga menyebabkan ekonomi negara ini tidak maju dan tidak memiliki kreativitas.

3. Pemerintahan Totaliter

Sebagai negara komunis terbesar pada masanya, Uni Soviet menjalankan pemerintahan dengan totaliter. Akibatnya, rakyat harus tunduk pada pemerintah dan tidak dapat menyampaikan pendapat secara bebas. Akhirnya, hal ini menimbulkan konflik internal.

4. Kebijakan Gorbachev

Saat kondisi internal Uni Soviet sudah kacau balau, muncul pemimpin baru yang bernama Mikhail Gorbachev. Ia pun mulai menerapkan kebijakan yang membuat perekonomian semakin buruk dan melemah.

5. Runtuhnya Uni Soviet

Akhirnya, Pakta Warsawa pun runtuh akibat Uni Soviet itu sendiri. Setelah kebijakan Gorbachev diterapkan, Uni Soviet pun runtuh pada 26 Desember 1991 dan membubarkan pakta tersebut. (RN)
ADVERTISEMENT