Konten dari Pengguna

6 Tahapan Penelitian Sejarah yang Perlu Diketahui oleh Calon Peneliti

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tahapan Penelitian Sejarah. Sumber: Unsplash.com/Dariusz Sankowski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tahapan Penelitian Sejarah. Sumber: Unsplash.com/Dariusz Sankowski

Sejarah sebagai jenis ilmu pengetahuan tentu diperoleh berdasarkan penelitian yang sesuai kaidah ilmiah. Secara umum, tahapan penelitian sejarah meliputi enam kegiatan.

Enam kegiatan dalam penelitian sejarah ini di yaitu pemilihan topik, perumusan masalah, heuristik, verifikasi, interpretasi, serta historiografi. Layaknya satu kesatuan tahapan, keenam kegiatan tersebut harus selalu ada dalam setiap penelitian sejarah.

6 Tahapan Penelitian Sejarah

Ilustrasi Tahapan Penelitian Sejarah. Sumber: Unsplash.com/Dim Hou

Sejarah merupakan salah satu jenis dari ilmu pengetahuan. Hal itu memiliki arti bahwa setiap fakta dan penjelasan sejarah muncul melalui kaidah ilmiah, contohnya penelitian.

Penelitian sejarah meliputi banyak tahap. Mengutip dari buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas X, Sumardianta, dkk. (2007: 59), tahapan penelitian sejarah dimulai dengan pemilihan topik dan perumusan masalah.

Setelah itu, penelitian sejarah berlanjut ke tahap heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Berikut penjelasan lengkap mengenai enam tahapan dalam penelitian sejarah.

1. Pemilihan Topik

Pemilihan topik merupakan tahap penting dalam setiap penelitian, termasuk penelitian sejarah. Peneliti harus memilih topik agar penelitian dapat berlangsung secara jelas, fokus, serta cermat.

2. Perumusan Masalah

Perumusan masalah juga termasuk tahap dari penelitian berbagai bidang ilmu, termasuk sejarah. Perumusan masalah menjadi tahapan penting untuk membuat penelitian memiliki objek kajian yang jelas serta membuat penelitian menjadi lebih fokus.

3. Heuristik

Mengutip dari buku Sejarah 1 SMA Kelas X, Sardiman (2007: 57), heuristik merupakan proses pencarian atau pengumpulan sumber yang akan digunakan untuk merekonstruksi sejarah. Tahap ini sangat penting untuk menjawab pertanyaan rumusan masalah.

4. Verifikasi

Setelah sumber terkumpul, tahap selanjutnya adalah verifikasi. Verifikasi merupakan upaya memeriksa keaslian dan kebenaran sumber penelitian sejarah.

5. Interpretasi

Setelah sumber terbukti keaslian, kebenaran, dan validitasnya, tahap penelitian kelima adalah interpretasi. Interpretasi merupakan tahap ketika peneliti melakukan penafsiran, analisis, serta memaparkan pendapat yang mengacu pada data.

6. Historiografi

Historiografi secara bahasa memiliki arti sebagai penulisan sejarah. Pada tahap ini, peneliti akan mulai menulis hasil penelitian secara terstruktur, jelas, serta mengacu pada hasil analisis yang objektif.

Setelah menyimak pemaparan di atas, diketahui bahwa ada enam tahapan penelitian sejarah. Enam tahap tersebut meliputi proses pemilihan topik, perumusan masalah, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. (AA)