Konten dari Pengguna

Apakah Kerajaan Demak Bercorak Islam? Ini Sejarahnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah kerajaan demak bercorak Islam. Sumber: Meruyert Gonullu/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah kerajaan demak bercorak Islam. Sumber: Meruyert Gonullu/pexels.com

Apakah Kerajaan Demak bercorak Islam? Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama yang berdiri di Pulau Jawa sekitar abad ke-16 Masehi. Berdirinya kerajaan ini terjadi pasca kemunduran Kerajaan Majapahit.

Ngationo dalam Peranan Raden Patah dalam Mengembangkan Kerajaan Demak pada Tahun 1478-1518 menyebutkan bahwa Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Jawa dan didirikan oleh Raden Patah.

Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai apakah Kerajaan Demak bercorak Islam, simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Apakah Kerajaan Demak Bercorak Islam?

Ilustrasi apakah kerajaan demak bercorak Islam. Sumber: Meruyert Gonullu/pexels.com

Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam yang berlokasi di Pulau Jawa. Lantas, apakah Kerajaan Demak bercorak Islam? Pada dasarnya, Kerajaan Demak adalah kesultanan, sehingga bercorak Islam. Kerajaan ini berdiri sekitar abad ke-16 Masehi, tepatnya usai Kerajaan Majapahit yang bercorak Hindu mengalami kemunduran.

Pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah, yakni seorang putra Raja Majapahit. Diperkirakan bahwa Raden Patah mendirikan kerajaan ini sekitar tahun 1478 atau 1500.

Sejarah Kerajaan Demak

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, Kerajaan Demak adalah kesultanan Islam yang didirikan Raden Patah sekitar akhir abad ke-15 Masehi. Pada masa kepemimpinan Raden Patah, Kerajaan Demak termasuk sebagai pusat penyebaran Islam berkat peran para Wali Songo.

Masa itu juga menjadi awal perkembangan Islam di Pulau Jawa. Pasca wafatnya Raden Patah, Kesultanan Demak dipegang oleh Adipati Unus. Sebelum itu, dirinya pernah menjadi panglima perang dengan julukan Pangeran Sabrang Lor.

Kerajaan Demak mencapai masa kejayaan pada masa kepemimpinan Sultan Trenggana. Pada masa ini, wilayah kekuasaannya melebar, hingga Pulau Jawa bagian timur serta barat. Bukan hanya itu, gabungan pasukan Islam antara Kerajaan Demak dengan Cirebon di bawah kepemimpinan Fatahillah juga berhasil mengusir Portugis dari kawasan Sunda Kelapa atau Jayakarta.

Peninggalan Kerajaan Demak

Kerajaan Demak mempunyai sejumlah peninggalan yang masih ada sampai kini. Adapun beberapa peninggalan Kerajaan Demak, antara lain:

  • Masjid Agung Demak yang menjadi masjid tertua di Indonesia dan dibangun pada masa Raden Patah.

  • Pintu Bledek sebagai pintu masuk Masjid Agung Demak.

  • Soko Guru atau tiang penyangga masjid yang dipercaya sebagai sumbangan dari beberapa Wali Songo, seperti Sunan Bonang, Sunan Ampel, Sunan Kalijaga, serta Sunan Gunung Jati.

Demikian informasi mengenai apakah Kerajaan Demak bercorak Islam dan sejarahnya. [ENF]