Negara BRICS: Anggota dan Tujuan Pembentukan

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 22:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Negara BRICS. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Negara BRICS. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Negara BRICS merupakan akronim lima negara yang termasuk dalam kelompok negara lintas benua.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Dinamika Politik Global Kontemporer oleh Prof. Budi Winarno, Drs., M.A., Ph.D., adanya Brics memiliki landasan menjalin kerja sama antar anggotanya dengan niatan melakukan perubahan dunia serta peran lebih signifikan untuk negara Dunia Ketiga dalam politik.
Lantas, bagaimana penjelasan lengkapnya?

Apa Itu Negara BRICS?

Ilustrasi Negara BRICS. Sumber: Unsplash
BRICS merupakan akronim lima negara yang tergabung dalam kelompok negara lintas benua, yakni Afrika Selatan, China, India, Rusia, dan Brazil. Kelima negara tersebut berkumpul karena kesamaan visi serta misi yang sama dalam melakukan kerjasama untuk berbagai negara berkembang.
Mulanya, BRICS hanya didirikan tanpa Afrika Selatan dengan nama BRIC pada 2001 oleh ekonom bernama Goldman Sachs Jim O’Neill. Hingga pada 2010, Afrika Selatan secara resmi berbagung dalam BRIC sehingga mengubah namanya menjadi BRICS.
ADVERTISEMENT
Anggota BRICS memmpunyai pengaruh besar dalam banyak bentuk kerjasama. Mulai dari ekonomi, geopolitik, sampai militer. Bahkan, blok negara BRICS diprediksi akan mendominasi ekonomi global tahun 2050.

Anggota Negara BRICS

Pada awal 2024, secara resmi anggota BRICS bertambah sehingga jumlahnya menjadi dua kali lipat. Adapun anggota BRICS yakni Brazil, Rusia, India, China, Afrika Serikat, Iran, Arab Saudi, Ethiopia, Uni Emirat Arab, dan Mesir.
Secara umum, negara anggota BRICS menyumbang sedikitnya 40% populasi dunia serta seperempat ekonomi global. Operasi kelompok ini berlandaskan pada konsensur dengan seluruh anggotanya menjadi bagian kelompok G20.
Ternyata, terdapat sedikitnya 40 negara yang menyatakan ingin bergabung dalam BRICS, termasuk Indonesia. Pasalnya, BRICS dipandang sebagai alternatif badan global yang didominasi kekuatan tradisional barat.
ADVERTISEMENT

Tujuan Pembentukan Negara BRICS

BRICS memiliki tujuan pembentukan untuk menjunjung tinggi kesejahteraan, keamanan, dan perdamaian bersama. BRICS selalu berusaha untuk membantu negara berkembang dari berbagai bidang, misalnya militer, ekonomi, teknologi, serta hubungan diplomasi.
Tujuan lain dari dibentuknya BRICS yakni menyusun strategi dalam kerjasama tropikal. Mulai dari melawan perdagangan obat terlarang, mengembangkan teknologi, sampai menciptakan perdagangan tanpa hambatan.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai pengertian, anggota, dan tujuan pembentukan Negara Brics.(LAU)