kumparan
KONTEN PUBLISHER
17 Desember 2018 12:49

Dituding Playing Victim, AHY: Yang Menuduh Mengada-ada

Agus Harimurti Yudhoyono
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Perusakan atribut dan alat peraga Partai Demokrat pada Sabtu (15/12), dianggap sebagian orang merupakan cara untuk menaikkan pamor serta elektabilitas partai berlambang Mercy tersebut.
ADVERTISEMENT
Namun, anggapan dan tudingan tersebut dibantah oleh Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.
Agus membantah, apabila Partai Demokrat dituding memainkan politik playing victim seperti dituduhkan sejumlah pihak usai perusakan Sabtu lalu, serta tertangkapnya seorang pelaku.
"Saya tegaskan tidak ada, banyak pekerjaan lain, tugas lainnya, ngapain mengada-adakan cerita," kata Agus Harimurti, Minggu malam (16/12) di Pekanbaru.
Agus awalnya tak hadir mendampingi ayah ibunya, Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono. Rombongan Presiden ke-6 Indonesia itu tiba di Pekanbaru, Jumat (14/12) pukul 11.45 WIB.
Berselang beberapa jam kemudian, Presiden Joko Widodo, tiba di Pekanbaru, guna melakukan kunjungan kerja sekaligus menerima gelar adat kehormatan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
ADVERTISEMENT
Lulusan Terbaik Akabri 2000 ini menjelaskan, dalam kasus ini rakyat Indonesia menjadi saksi dari apa sudah terjadi dan sudah tersebar di sejumlah media.
"Rakyat menjadi saksi, very clear, bisa lihat banyak rekaman dan fakta lainnya di lapangan," ujarnya.
Kalau ada bilang begitu, playing victim, lanjut AHY, itulah orang mengada-ada dan sebenar-benarnya hoaks.
"Bagi kami, kami adalah partai terhormat dan akan kami jaga itu sampai kapanpun," katanya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan