Pencarian populer

Dituding Playing Victim, AHY: Yang Menuduh Mengada-ada

Agus Harimurti Yudhoyono

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Perusakan atribut dan alat peraga Partai Demokrat pada Sabtu (15/12), dianggap sebagian orang merupakan cara untuk menaikkan pamor serta elektabilitas partai berlambang Mercy tersebut.

Namun, anggapan dan tudingan tersebut dibantah oleh Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus membantah, apabila Partai Demokrat dituding memainkan politik playing victim seperti dituduhkan sejumlah pihak usai perusakan Sabtu lalu, serta tertangkapnya seorang pelaku.

"Saya tegaskan tidak ada, banyak pekerjaan lain, tugas lainnya, ngapain mengada-adakan cerita," kata Agus Harimurti, Minggu malam (16/12) di Pekanbaru.

Agus awalnya tak hadir mendampingi ayah ibunya, Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono. Rombongan Presiden ke-6 Indonesia itu tiba di Pekanbaru, Jumat (14/12) pukul 11.45 WIB.

Berselang beberapa jam kemudian, Presiden Joko Widodo, tiba di Pekanbaru, guna melakukan kunjungan kerja sekaligus menerima gelar adat kehormatan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

Lulusan Terbaik Akabri 2000 ini menjelaskan, dalam kasus ini rakyat Indonesia menjadi saksi dari apa sudah terjadi dan sudah tersebar di sejumlah media.

"Rakyat menjadi saksi, very clear, bisa lihat banyak rekaman dan fakta lainnya di lapangan," ujarnya.

Kalau ada bilang begitu, playing victim, lanjut AHY, itulah orang mengada-ada dan sebenar-benarnya hoaks.

"Bagi kami, kami adalah partai terhormat dan akan kami jaga itu sampai kapanpun," katanya.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23