Cerita Youtuber di Riau Saat Digigit dan Dililit Piton Sepanjang 8 Meter

Konten Media Partner
13 Mei 2022 20:40
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Cerita Youtuber di Riau Saat Digigit dan Dililit Piton Sepanjang 8 Meter (198476)
zoom-in-whitePerbesar
AMAR, Youtuber sekaligus penyanyang ular dan reptil terbaring jalani perawatan usai digigit serta dililit ular piton sepanjang 8 meter, Kamis (12/5/2022).
ADVERTISEMENT
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Seorang YouTuber yang juga penyuka hewan reptil, Amar PD, digigit dan dililit ular piton, Kamis (12/5/2022) hingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
ADVERTISEMENT
Insiden ini terjadi saat Amar mendampingi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau guna melepas dua ular piton yang dievakuasi dari Bunut, Kabupaten Pelalawan dan seekor lagi dari Kabupaten Kampar.
Plh Kepala BBKSDA Riau, Hartono mengatakan, saat ini kondisi Amar sudah membaik, meski sempat mendapatkan perawatan.
"Saat pelepasan, Amar digigit dan dililit. Sekarang ia sudah mendapatkan perawatan dan kondisi sudah membaik," ujar Hartono, Jumat (13/5/2022).
Ditempat terpisah, YouTuber asal Pekanbaru ini menceritakan bagaimana ia harus melepaskan dirinya dari gigitan serta lilitan hewan sepanjang 8 meter tersebut.
"Kemarin saat pelepasan, saya tarik karena mau dijelaskan. Pas narik itu posisi memang tidak pas, saat kondisi jongkok dan kepala ular di atas dan badannya di bawah," ujar Amar.
ADVERTISEMENT
Saat ular dilepas, tuturnya, tiba-tiba kepala berbalik dan menggigit. Bahkan, ular juga langsung melilit hingga akhirnya ia menjerit minta pertolongan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Hanya sekitar 1 menit, ular itu langsung melepaskan youtuber dengan 300 ribu subscribe tersebut. Amar yang digigit di bagian paha langsung dievakuasi untuk dapat pertolongan.
"Itu langsung dihantam, nggigit dan dililit. Gigit di paha kira sampai kena urat, Amar teriak. Langsung dibawa ke mobil untuk dapat pertolongan dan dibawa ke rumah sakit di Bangkinang," katanya.
Sementara piton sepanjang 8 meter yang menggigit dan melilitnya langsung pergi menuju semak-semak di hutan konservasi. Pelepasan sendiri dilakukan hingga pukul 17.30 WIB.
Piton yang melilit sendiri adalah ular yang dievakuasi dari daerah Bunut, Pelalawan sekitar 1 bulan lalu. Di mana ular pertama kali dilihat warga di perkebunan.
ADVERTISEMENT
Khawatir akan dibunuh, ular akhirnya dievakuasi sementara. Setelah kesehatan pulih, ular dilepaskan kembali di kawasan konservasi yang lebih aman.
"Yang mengigit dan melilit ini ular yang dari Pelalawan. udah sebulan kita evakuasi dari kebun, daripada dibunuh sama warga, lebih baik kita evakuasi waktu itu dan dirawat di rumah," tutup Amar.
Laporan: DEFRI CANDRA
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020