News
·
27 November 2020 17:49

DPRD Riau Tolak Rencana Gubernur Berutang Rp 4 T ke Pihak Ketiga

Konten ini diproduksi oleh Selasar Riau
DPRD Riau Tolak Rencana Gubernur Berutang Rp 4 T ke Pihak Ketiga (74320)
GUBERNUR Riau, Syamsuar.
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Gubernur Riau, Syamsuar, bersikukuh tetap akan berutang sebesar Rp 4 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau.
ADVERTISEMENT
Rencana berutang ke pihak ketiga tersebut sudah dicetuskan Syamsuar di awal-awal menjabat sebagai Gubernur Riau, 2019 silam. Keinginan tersebut langsung ditolak Fraksi PAN, partai pengusung Syamsuar-Edy Natar dalam Pilgub Riau 2018. Termasuk tahun 2020 ini.
Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Zulfi Mursal, mengatakan, partai keberatan dengan rencana Syamsuar berutang kepada PT SMI.
Zulfi meminta rencana peminjaman itu dijajaki kembali, sebab berpotensi mengganggu APBD Riau di tahun-tahun berikutnya.
"Kami dari Fraksi PAN meminta Pemprov memikirkan betul matang-matang tentang pinjaman itu. Karena nanti akan mengganggu postur APBD untuk tahun anggaran berikutnya. Bagi kami, saat ini masih belum dapat menerima, namun bukan artinya kami menolak," jelas Zulfi, Jumat (27/11/2020).
Mantan Ketua DPRD Siak saat Syamsuar menjabat Bupati ini mengatakan, rencana berutang tersebut hingga saat ini belum dibicarakan Pemprov Riau ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau.
ADVERTISEMENT
"Belum ada pembicaraan di Banggar. Kalau memang itu ada, itu pernyataan sepihak. Memang beberapa waktu lalu gubernur telah melakukan pertemuan dengan ketua-ketua fraksi, tapi saat itu baru sekadar penjajakan awal," katanya.
Politisi PAN ini meminta Pemprov Riau membuka kembali komunikasi dengan Banggar DPRD Riau, sehingga keputusan lebih matang dapat dihasilkan.
"Karena akan menjadi beban APBD berikutnya. Nah, sampai sekarang di Banggar belum ada membahas itu lagi. Kalau memang itu dilakukan Pemprov Riau, itu pasti akan menjadi perbincangan hangat di DPRD," ujarnya.
Agar pinjaman tersebut dapat mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masyarakat, tidak hanya pembangunan infrastruktur.
Sebelumnya, Agustus 2019 silam, Gubernur Syamsuar mengatakan, utang Pemprov Riau ke PT SMI rencananya dipakai untuk membangun infrastruktur berupa jalan dan jembatan.
ADVERTISEMENT
"Kalau mengandalkan APBD, uang yang ada (untuk infrastruktur jalan) tahun depan (tahun ini, 2020), hanya Rp 300 miliar. Ppadahal dari data kami, ada sekitar 500 kilometer jalan provinsi harus dibangun dan diperbaiki. Tentu kalau dengan anggaran sendiri tak akan selesai itu sampai kiamat," kata Syamsuar kala itu, Kamis (8/8/2019).
Pemprov Riau, tuturnya, sudah melakukan konsultasi dengan Dirjen Anggaran Kemenkeu guna mendapatkan solusi atas masalah yang dihadapi Riau.
Selain Kemenkeu, pemprov juga berkonsultasi dengan provinsi tetangga, seperti Sumatera Utara.
Di sana, Pemprov Sumut mengaku sudah melakukan pinjaman hingga Rp 10 triliun untuk pembangunan infrastruktur.
"Nah kami melihat ada peluang untuk Riau di SMI ini, karena sudah banyak provinsi yang mengajukan pinjaman seperti Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, juga di Jawa dan Sulawesi," katanya.
ADVERTISEMENT
Laporan: SIGIT EKA YUNANDA