Gagal Tender, Ancaman Tumpukan Sampah Pekanbaru di Depan Mata

Konten Media Partner
21 Januari 2021 19:37
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ALAT berat sedang membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Palapa, Jalan Durian, Pekanbaru. Di sebelahnya terdapat masjid.
zoom-in-whitePerbesar
ALAT berat sedang membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Palapa, Jalan Durian, Pekanbaru. Di sebelahnya terdapat masjid.
ADVERTISEMENT
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Ancaman Pekanbaru menjadi lautan sampah berada di depan mata. Pemerintah Kota gagal menentukan siapa pemenang tender pengangkutan sampah untuk 2021 ini.
ADVERTISEMENT
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengatakan, pembatalan lelang ini akan menambah lama pengelolaan angkutan sampah. Ia memperkirakan akan berlangsung hingga Februari 2021 mendatang.
"Awalnya kita harapkan Februari pengelola baru sudah bekerja, tapi ulang lelang ini bisa memakan waktu seminggu hingga dua minggu. Paling cepat tuntas pertengahan Februari," ungkap Wali Kota Firdaus, Kamis (21/1/2021).
Ia mengaku sudah mengingatkan DLHK Kota Pekanbaru agar mengantisipasi kondisi saat ini sejak Oktober 2020.
Pemerintah, kata Firdaus, sempat memasang target akhir Januari 2021 sudah ada pihak menandatangani kontrak angkutan sampah.
"Segera setelah APBD selesai dan lelang bisa dilakukan. Namun hingga Desember belum kunjung lelang. Kini proses lelang batal dan tunda lagi karena yang menawar tidak memenuhi syarat," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Kontrak dari kedua mitra kerja pengangkutan sampah yakni PT Sahmana Indah dan PT Godang Tua Jaya berakhir penghujung 2020.
Akibatnya sampah pun menumpuk di sejumlah titik sejak awal Januari 2021.
Namun, Selasa (19/1/2021), DLHK Pekanbaru memberitahukan gagal tender untuk pengangkutan sampah.
Ini tertuang dalam surat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru Nomor 660.2/DLHK-I/2021/32 tertanggal 19 Januari 2021 yang beredar.
"Dengan ini kami menyempaikan kepada Bapak bahwa paket pengerjaan jasa pengangkutan persampahan zona I dan II dinyatakan batal dan selanjutnya akan kami usulkan untuk diajukan lelang kembali," tertulis dalam surat tersebut.
Surat juga ditandatangani oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kuasa Pengguna Anggaran/PPK Pengelolaan Sampah DLHK Kota Pekanbaru, Hendra Apriadi dan ditujukan kepada Kepala Bagian Penyedian Barang dan Jasa Kota Pekanbaru.
ADVERTISEMENT
Laporan: LARAS OLIVIA
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·