kumparan
search-gray
News20 Februari 2020 23:28

Presiden Jokowi Fokus Simak Paparan Aplikasi Lancang Kuning oleh Kapolda Riau

Konten Redaksi Selasar Riau
Presiden Jokowi Fokus Simak  Paparan Aplikasi Lancang Kuning oleh Kapolda Riau  (674804)
KAPOLDA Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat menjelaskan aplikasi Lancang Kuning dalam penanganan Karhutla di Riau kepada Presiden Jokowi, Kamis, 20 Februari 2020.
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Riau, Presiden Joko Widodo (Jokowi), mendengarkan paparan penanganan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di bumi Lancang Kuning, di Posko Karhutla, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis, 20 Februari 2020.
ADVERTISEMENT
Dalam paparan penanganan Pemadaman Karhutla tersebut, Presiden Jokowi mendengarkan dan melihat secara langsung aplikasi dashboard Lancang Kuning yang dijelaskan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Di depan tempat Presiden duduk terpampang sebuah dashboard berisi beragam informasi terkait penanganan karhutla.
Dilansir dari laman presidenri.go.id, Kapolda Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, aplikasi Lancang Kuning merupakan sistem dibangun menangani Karhutla secara terukur, terstruktur, dan efisien.
"Sistem ini menggunakan empat teknologi satelit sebagai alat pengindera mendeteksi titik api, antara lain Noah, Aqua, Terra, dan satelit dari Lapan," ungkap Kapolda Riau ini.
Dari pemantauan aplikasi Lancang Kuning ini, mulai 1 Januari hingga Kamis, 20 Februari 2020, ada 786 titik panas (hot spot).
ADVERTISEMENT
"Kami sudah menggunakan aplikasi ini menanganinya. Hasil verifikasi kami di lapangan dengan mendatangi langsung titik api di koordinat sebagaimana informasi dari satelit itu, hanya 455 titik api. Alhamdulillah hingga hari ini sudah bisa kita padamkan dan kita akan terus memanfaatkan ini untuk proses pemadamannya," papar Setya.
Tak hanya bisa memantau titik api, aplikasi tersebut juga berisi beragam informasi mengenai lahan gambut, perkiraan cuaca, arah angin, kepemilikan lahan, anggota yang online maupun offline, sekolah, embung, kanal, sekat kanal, Polsek, Polres, lahan perusahaan, hingga helipad paling dekat lokasi.
Presiden Jokowi Fokus Simak  Paparan Aplikasi Lancang Kuning oleh Kapolda Riau  (674805)
KAPOLDA Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan aplikasi Lancang Kuning kepada Presiden Jokowi dan Menteri LHK, Siti Nurbaya.
Agung menjelaskan, dari aplikasi ini dilakukan mobilisasi sumber daya manusia, peralatan, dan sumber daya lain untuk keperluan pemadaman.
"Kami memetakan di mana letak peralatan-peralatan itu ada, pos-pos BNPB di kabupaten kami data, Polsek dan Koramil kami data, demikian juga perusahaan-perusahaan memiliki alat pemadaman juga kami data. Sehingga kami bisa mengerahkan peralatan maupun personel terdekat dengan titik api tersebut untuk membantu proses pemadaman," jelas mantan Deputi Siber BIN itu.
ADVERTISEMENT
Aplikasi Lancang Kuning juga memudahkan seluruh jajaran untuk berkoordinasi secara langsung dengan para petugas sedang bekerja. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Riau mempraktikkan cara kerja dengan menelepon Bripka Maruno Yures, anggota Polsek Rupat, Bengkalis.
"Siap Jenderal, pemadaman masih dilakukan pendinginan, api sudah tidak ada, hanya mengeluarkan asap Jenderal. Api sudah dapat dipadamkan Jenderal," tegas Marino Yures.
Di lapangan, Marino bertugas bersama dengan sejumlah elemen yang terdiri atas unsur Polri 6 personel, TNI 6 personel, BPBD 5 personel, Damkar Kecamatan Rupat 7 personel, Masyarakat Peduli Api 3 personel, dan masyarakat sekitar sejumlah 15 orang.
Presiden Jokowi Fokus Simak  Paparan Aplikasi Lancang Kuning oleh Kapolda Riau  (674806)
KAPOLDA Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan aplikasi Lancang Kuning dalam penanganan Karhutla kepada Presiden Jokowi, disaksikan Menteri LHK Siti Nurbaya, dan Kepala KSP Moeldoko.
"Kami ingin bersinergi dalam memadamkan Karhutla secepatnya. Ini menjadi komitmen kami bagaimana penanganan kebakaran hutan di Provinsi Riau menjadi prioritas kami," tegas Kapolda Riau.
ADVERTISEMENT
Usai mendengarkan paparan Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, informasi diperoleh Selasar Riau, Presiden Joko Widodo mengapresiasi efisiensinya penanganan Karhutla di Riau.
"Presiden apresiasi atas efisiensinya penanganan Karhutla di Riau, sejak api masih kecil sudah dipadamkan di lapangan," kata sumber tersebut.
Sebelumnya, Pekan lalu, Kamis, 13 Februari 2020, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, juga memuji bahkan memerintahkan 13 Polda rawan Karhutla di Indonesia, untuk memasang serta belajar aplikasi Lancang Kuning dikembangkan Polda Riau.
"Pencegahan Karhutla harus dikedepankan. Apa dilakukan Polda Riau sangat bagus, Polda lainnya harus mencontoh. Saya minta Asops Mabes Polri untuk memasang alat serupa di 13 Polda rawan Karhutla," ungkap Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, Rabu, 12 Februari 2020, di Posko Relawan Pemadam Karhutla, Purna MTQ, Pekanbaru.
ADVERTISEMENT
Turut mendampingi Presiden saat meninjauPosko Penanganan Karhutla antara lain, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Kapolda Riau Irjen Setya Imam Effendi, Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet, dan Wakil Ketua DPRD Riau Zukri Misran.
Presiden Jokowi Fokus Simak  Paparan Aplikasi Lancang Kuning oleh Kapolda Riau  (674807)
KAPOLDA Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan fitur-fitur yang ada di aplikasi Lancang Kuning dalam penanganan Pemadaman Karhutla di Riau.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white