Konten Media Partner

Pria Lampung Terjun ke Laut Ditemukan Tewas di Perairan Riau

Selasar Riauverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Edi Purwanto yang nekat terjun ke laut setelah empat hari pencarian di perairan Bengkalis, Riau. (Dok. SAR Bengkalis)
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Edi Purwanto yang nekat terjun ke laut setelah empat hari pencarian di perairan Bengkalis, Riau. (Dok. SAR Bengkalis)

SELASAR RIAU, BENGKALIS - Pria asal Lampung yang terjun ke laut saat menumpangi KMP Mutiara Pertiwi 2, Kabupaten Bengkalis, Riau, ditemukan meninggal dunia di perairan Bengkalis.

Jasad korban, Edi Purwanto (38), ditemukan tewas mengapung di oleh nelayan setempat pada Selasa (22/11) pagi setelah empat hari pencarian tim SAR gabungan.

Sebelumnya, tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Pos SAR Bengkalis, Polairud, BPBD Bengkalis, Syahbandar, Polsek setempat, dan Pemadam Kebakaran Bengkalis, terus mencari jasad korban dalam beberapa belakangan.

kumparan post embed

Termasuk Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP Muhammad Reza, turut langsung memeriksa lokasi kejadian korban menceburkan diri ke laut.

"Hasil operasi di hari keempat ini, sejak pagi masih terus melakukan penyisiran. Dan sekitar pukul 08.30 WIB korban ditemui pertama kali oleh nelayan dalam keadaan meninggal di wilayah Pesisir Desa Damai Kecamatan Bengkalis," kata Kepala Pos SAR Bengkalis, Transpiranto.

Lanjut Transpiranto, korban ditemukan dalam kondisi utuh langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis guna ditindaklanjuti oleh pihak medis dan kepolisian.

kumparan post embed

"Dan dengan telah ditemukannya korban, maka operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Kantor SAR Pekanbaru," pungkasnya.

Pria Lampung itu nekat terjun ke laut pada Sabtu (19/11) sekitar pukul 18.45 WIB bersamaan dengan Kapal Roro KMP Mutiara Pertiwi 2 yang mulai beroperasi dari Pelabuhan Air Putih Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Laporan: ANDRIAS