News
·
22 November 2020 22:01

Seorang Ibu di Pekanbaru Tewas Usai Jatuh dari Motor saat Dijambret

Konten ini diproduksi oleh Selasar Riau
Seorang Ibu di Pekanbaru Tewas Usai Jatuh dari Motor saat Dijambret (48981)
JENAZAH Masriati hendak dimasukkan ke dalam mobil Ambulance usai dijambret bersama dua anak perempuannya.
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Masriati (48), ibu rumah tangga di Pekanbaru, tewas usai dijambret dua pelaku mengendarai sepeda motor, Sabtu pagi (21/11/2020), pukul 05.15 WIB.
ADVERTISEMENT
Kedua pelaku mengincar telepon seluler (Ponsel) dimainkan anak perempuannya, Sinta Anggaraini (17), saat berkendara menggunakan Yamaha Mio J warna putih.
Selain Sinta, almarhumah membonceng anak perempuan satunya lagi, Naila Khairunnisa (11).
"Tiba-tiba dari arah belakang motor dikendarai korban dipepet pria tak dikenal, lalu merebut ponsel sedang dimainkan Sinta. Namun ponsel dipegang tak berhasil direbut," kata Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita, Minggu (22/11/2020).
Saat tarik-menarik itulah, motor dikendarai Masriati oleng. Ia pun terjatuh bersama dua anak perempuannya dari sepeda motor. Pelaku melihat korban dan anak-anaknya jatuh, malah berhentikan motor dan mendatangi korban.
Usai terjatuh, Masriati langsung pingsan. Saat pingsan itulah kedua pelaku merampas dan membawa kabur tas milik korban. Kedua anak perempuannya, tak bisa lakukan perlawanan apapun juga. Takut.
ADVERTISEMENT
Anak korban lalu menelepon kerabat sekaligus Ketua RW, Hartono, guna meminta pertolongan agar Masriati yang jatuh pingsan dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Kemudian Hartono datang meminta pertolongan warga setempat, lalu membawa Masriati ke RS Awal Bross Panam. Pukul 08.10 WIB korban dinyatakan meninggal oleh dokter merawat," jelasnya.
Keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah Masriati. Alasannya, jenazah korban langsung dibawa keluarga ke kampung halaman, di Desa Muara Rumbai, Rokan Hulu.
"Adapun barang bukti berhasil dicuri, antara lain satu tas perempuan berisikan uang tunai Rp 5 juta, SIM dan STNK sepeda motor. Hingga saat ini Polsek Tampan masih menyelidiki dan mengejar pelaku penjambretan," kata Alumni Akpol 2006 ini.
ADVERTISEMENT
Laporan: DEFRI CANDRA